Banjir terjadi di DAS Kampar, tepatnya di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Air luapan sungai hampir sepekan menggenangi permukiman penduduk.
Ruas badan jalan kini terputus. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas sampai ke desa-desa. Badan jalan terendam air setinggi lebih 1 meter.
Warga setempat hanya bisa menggunakan sampan dan kapal motor berukuran kecil untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. "Sudah hampir sepekan, air belum juga surut. Kadang siang hari surut, namun malam hari hujan lagi, air naik lagi," ujar Atan (33).
Untuk mengatasi kondisi tersebut, warga hanya mengandalkan perahu kecil. Kendaraan harus diangkut dengan kapal motor agar terhindar dari genangan.
Banjir juga terjadi di DAS sungai Kampar dan Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar. Kondisi air sungai setara dengan halaman rumah warga. Badan jalan yang menghubungkan ke sejumlah desa juga tergenang air.
"Kami bisa melintas saat air surut. Tapi kalau bagian hulu sungai masih hujan, ya airnya kembali meluap ke rumah penduduk," kata Sahrul.
