
Berdasarkan hasil evaluasi sementara, jumlah
pemudik yang menggunakan moda transportasi bus di Terminal Purwokerto
selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, mengalami penurunan bila
dibandingkan pada Lebaran tahun lalu.
"Jumlah pemudik yang
menggunakan bus pada tahun ini turun. Pasalnya tahun lalu, baik saat
arus mudik dan balik di Terminal Purwokerto jumlah penumpang bus
mencapai kisaran 150 ribu orang. Tapi tahun ini diperkirakan hanya
mencapai 130 ribu orang, jadi turun sekitar 5 persen," kata Kepala UPT
Terminal Purwokerto, Hadi Suharto, Jumat (16/8).
Pada awalnya,
pengelola Terminal Purwokerto memprediksi jumlah pemudik yang
menggunakan bus akan melonjak dibandingkan tahun lalu. Alasannya karena
ada kebijakan jumlah penumpang kereta api dibatasi sesuai dengan jumlah
tempat duduk yang ada.
Namun perkiraan itu ternyata meleset,
sebab jumlah penumpang bus malah turun. Dia menilai, penyebab turunnya
jumlah pemudik yang menggunakan bus lantaran mereka beralih menggunakan
kendaraan pribadi.
"Dalam arus mudik dan balik Lebaran tahun
ini, ternyata masih banyak pemudik yang menggunakan mobil pribadi atau
naik motor saat arus mudik. Selain lebih murah, cara ini dinilai lebih
praktis," jelasnya.
Jumlah penumpang yang turun ini juga terlihat
dari tidak adanya penumpukan penumpang di terminal. "Lebaran tahun ini
tidak terjadi penumpukan penumpang, seperti yang pernah terjadi tahun
lalu," ungkapnya.
Dia menambahkan, meski puncak arus balik pemudik
di Terminal Purwokerto telah terjadi pada H+1 atau Sabtu (10/8) lalu,
namun ia memperkirakan arus balik masih akan terjadi dalam sepekan ini.