Ledakan di Bedugul Bali, 2 Warga Tewas

Ledakan di Bedugul Bali, 2 Warga Tewas

16:40
Tabanan - Di tengah perhelatan KTT APEC di Nusa Dua, warga di Kabupaten Tabanan, Bali, dikejutkan dengan sebuah ledakan di kawasan Obyek Wisata Bedugul. Dua orang tewas.

Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono menyatakan ledakan keras itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. "Lokasi ledakan terjadi di sebuah garase mobil di area kebun jeruk dan sayur sayuran milik warga bernama Puja di Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, Tabanan," ujarnya, Jumat (4/10/13).

Dekananto membantah dugaan terorisme di balik peristiwa ledakan ini. Menurutnya, kecil dugaan kejadian ini akibat ulah teroris. "Kecil kemungkinannya kejadian ini akibat teroris," tepisnya.

Adapun dua warga yang tewas akibat ledakan tersebut antara lain bernama Yusi Yuspa (14) dan I Komang Budiana (13). "Korban tewas terpisah. Satu tewas di lokasi dan satu lagi tewas dalam perjalanan ke rumah sakit saat dalam pertolongan," jelasnya.

Dekananto belum bisa mengungkapkan kronologis dan penyebab ledakan tersebut. "Kita masih di lokasi untuk penyelidikan. Namun saksi di lokasi sangat minim," tegasnya.
Liburan Jalan Medan Merdeka Jadi Pasar Kaget

Liburan Jalan Medan Merdeka Jadi Pasar Kaget

16:36
 
 Jakarta - Akhir pekan besok, atau mulai Sabtu (5/10/13) hingga Minggu (6/10/13), Jalan Medan Merdeka Selatan akan disulap menjadi pasar kaget. Dimana ratusan PKL akan berkumpul di acara Jakarta Night Market.

Selain Jalan Merdeka Selatan, jalan-jalan yang akan menjadi tempat diselenggarakannya Jakarta Night Market adalah Jalan Sabang, Jakarta Pusat. " Hingga Jalan Sabang akan di tutup," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono di Balaikota DKI, Jumat (4/10/13).

Mulai pukul 11.00 WIB, kata dia, jalur lambat pada Jalan Medan Merdeka Selatan sisi Selatan ke arah Jalan MH Thamrin akan ditutup untuk persiapan tenda para pedagang. "Lalu lintas akan ditutup total pada pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB," jelasnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan menggelar night market di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, tepat di depan Gedung Balai Kota Jakarta. Sebanyak 400 PKL yang terdiri atas pedagang binaan dan nonbinaan Dinas UMKM pun siap meramaikan acara itu.
Perampasan Motor Cara Kepruk Kepala Marak di Mojokerto

Perampasan Motor Cara Kepruk Kepala Marak di Mojokerto

14:02
 
Mojokerto - Warga Mojokerto, tampaknya perlu ekstra berhati- hati ketika berkendaraan di jalanan, lantaran semakin maraknya aksi perampasan sepeda motor dengan modus kepruk kepala.

Pasalnya, hingga kekinian, sudah lima korban tewas akibat kepruk kepala pengendara yang dilakukan pelaku curas (pencurian dengan kekerasan). Kelima korban rata-rata adalah kaum perempuan atau ibu-ibu.

Kapolresta Mojokerto Ajun Komisaris Besar Wiji Suwartini, tidak bisa menyembunyikan keprihatinannya atas ancaman keamanan di wilayah hukumnya.

Polresta Mojokerto meliputi 9 wilayah, yakni Kecamatan Puri, Mojoanyar, Sooko, Jetis, Kemlagi, Gedeg, Dawar Blandong, Magersari, dan Prajurit Kulon.

"Harus kami sikapi segera. Ini atensi utama. Sesuai laporan sudah ada lima korban tewas akibat kepruk kepala pengendara ini. Sementara, sudah ada delapan yang berhasil kami ungkap," kata Wiji.

Saat ini, curas dengan modus kepruk kepala pengendara motor marak di Mojokerto dan sekitarnya.

Pelaku tak pernah melihat korban. Tak peduli perempuan atau anggota TNI atau Polisi, semua dikepruk oleh pelaku.

Meski belum ada laporan resmi, namun sudah ada puluhan kasus. Kepruk kepala pengendara motor ini marak sejak sebelum puasa lalu.
 Illegal Logging, 1 Warga Tertembak & 1 Mobil Polisi Dirusak

Illegal Logging, 1 Warga Tertembak & 1 Mobil Polisi Dirusak

12:53

Samarinda, - Operasi illegal logging petugas gabungan Polda Kaltim, Polres Paser dan Polsek Muara Komam, Kamis (3/10), berbuntut ricuh. Mobil patroli Polsek Muara Komam dirusak massa sebagai buntut tertembaknya seorang warga.

Keterangan dihimpun detikcom, kejadian bermula saat tim gabungan melakukan pencarian Target Operasi (TO) illegal logging pagi tadi. Iring-iringan 7 truk melintas di Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kaltim, yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Iring-iringan truk yang terakhir dihentikan petugas dan meminta surat-surat, ternyata tidak ada (surat-surat). Sopir mencoba menabrak petugas dan dikejar, akhirnya berhasil dihentikan," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan, Kamis (3/10/2013) malam.

Belakangan, sambung Fajar, sopir truk yang dihentikan tersebut, menghubungi rekannya dan sekitar 10 orang mendatangi Mapolsek Muara Komam dilengkapi senjata tajam berupa parang. Melihat situasi yang berbeda saat itu, aparat kemudian mengeluarkan tembakan peringatan namun tidak digubris.

"Petugas sudah sesuai prosedur mengeluarkan tembakan namun tidak digubris dengan mengancam parang kepada petugas. Hingga akhirnya ada warga yang terserempet tembakan," ujar Fajar.

"Warga terus berdatangan ke Polsek Muara Komam. Namun di perjalanan menuju Polsek, warga merusak mobil Patroli Polsek yang terparkir di depan rumah Kepala Desa," tambahnya.

Mengetahui situasi yang memanas saat itu, Kapolres Paser AKBP Irwan, mendatangi lokasi sekitar Polsek Muara Komam. Upaya Irwan untuk menenangkan massa, berbuah hasil. Melalui musyawarah, massa kembali tenang.

"Kapolres datang ke lokasi dan permasalahan sudah diselesaikan. Sepakat bahwa oknum petugas yang mengakibatkan luka tembak dan warga yang menggunakan parang, diproses sesuai hukum yang berlaku," sebut Fajar.

"Situasi di Muara Komam kondusif. Warga korban luka tembak, sekarang dirawat di rumah sakit. Kedua belah pihak bersepakat agar Muara Komam tetap kondusif," tutup Fajar.


Lalin Padat, Bus Terguling di KM 34 Tol Merak

Lalin Padat, Bus Terguling di KM 34 Tol Merak

12:41

Jakarta - Sebuah bus terguling di KM 34 tol Cikupa arah Merak. Bus yang terguling di tepi tol tersebut sempat membuat lalu lintas di lokasi tersebut mengalami kepadatan.

"Busnya terguling di sisi tol, saat ini sedang dievakuasi," kata Hamami, petugas tol Marga Mandala, Jumat (4/10/13) pukul 11.30 WIB.

Hamami mengatakan, belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat kecelakaan ini. Menurutnya, kecelakaan ini terjadi akibat sopir bus tersebut kurang hati-hati. "Bus yang kecelakaan bus Murni, sopirnya kurang hati-hati jadi kecelakaan," katanya.

Hamami mengatakan, kecelakaan ini tidak terlalu menimbulkan kemacetan. Hal ini disebabkan bus tersebut terguling di pinggir jalan. "Hanya padat saja, tidak macet karena busnya terguling di tepi jalan," katanya.
Jalan Tol Bali Mandara Siap Buka Tutup

Jalan Tol Bali Mandara Siap Buka Tutup

11:36

Denpasar, Jalan Tol Bali Mandara yang awal pembangunannya memang diperuntukkan bagi penyelenggaraan APEC di Bali akan diberlakukan buka tutup jika pihak keamanan memintanya.

Demikian dikatakan Dirut PT Jasa Marga Bali Tol, Ahmad Tito Karim, Jumat (4/10).

Jalan tol yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 24 September lalu itu hingga saat ini tetap dibuka untuk umum, dengan tarif yang sudah ditentukan, baik motor maupun mobil, meski penyelenggaraan APEC hari ini secara resmi akan dibuka.

Meski demikian, Tito Karim menyatakan, pihak Jasa Marga tetap akan memberikan pelayanan terbaik bagi para delegasi yang akan melintas di jalan tol dari Bandara menuju Nusa Dua, bekerjasama antara Jasa Marga dengan pihak panitia penyelenggaraan APEC.

Seperti diketahui, pihak keamanan dalam hal ini TNI memberikan pernyataan bahwa kepala negara tetap menggunakan jalur lama, yakni Bypass Nusa Dua. Namun bisa secara mendadak akan dialihkan ke jalan tol dengan pertimbangan keamanan.
Jalan Berbayar Dimulai Tahun Depan

Jalan Berbayar Dimulai Tahun Depan

11:35

JAKARTA - Penerapan jalan berbayar elektronik (electronic road pricing/ERP) ditargetkan dimulai pada kuartal pertama 2014. Kebijakan untuk pengendalian operasional kendaraan pribadi ini diterapkan agar kemacetan bisa ditekan.

Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengungkapkan, selama ini permasalahan kemacetan telah lama diperbincangkan publik di Ibu Kota. Pemicunya telah diketahui semua pihak, baik pakar transportasi maupun Pemprov DKI Jakarta. Namun, hingga kini belum ada tindakan konkret dari Pemerintah Jakarta untuk memulai kebijakan pengendalian tersebut.

Pemecahan karut-marut lalu lintas di Ibu Kota tidak dapat ditangani dengan cara pembatasan operasional kendaraan pribadi semata, tapi juga harus disertai dengan penambahan prasarana angkutan umum massal. Baik pengendalian operasional kendaraan pribadi melalui ERP maupun penerapan nomor pelat ganjil-genap sudah diagendakan.

”Dari hasil pemaparan sejumlah stakeholder dapat diputuskan ERP dapat dimulai di Jakarta pada kuartal pertama 2014,” kata Triwisaksana.

Menurut Triwisaksana, selama ini pengendalian kemacetan lalu lintas dianggap seperti filosofi ayam dan telur yakni mendahulukan antara pembatasan operasional kendaraan dan penambahan angkutan massal. Namun, jika angkutan publik ditambah, kemacetan semakin parah. ”Kebingungan ini akan diputuskan, kebijakan apa yang lebih tepat,” sebutnya.

Dengan target pelaksanaan 2014, Balegda akan mengebut rancangan peraturan daerah (raperda) jalan berbayar elektronik.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengungkapkan, dari hasil kajian, pembatasan operasional kendaraan pribadi yang lebih tepat untuk Jakarta merupakan ERP daripada menerapkan sistem ganjil-genap.

Dengan penerapan ERP, para pemilik mobil harus mengeluarkan biaya lebih banyak setiap melakukan perjalanan. Bagi yang memiliki kemampuan ekonomi akan bertahan. Namun, yang tidak memiliki kemampuan ekonomi cukup tinggi harus beralih ke angkutan umum. Pemprov DKI Jakarta juga akan mendapatkan tambahan pendapatan daerah bila ERP diterapkan.

Pendapatan itu sebagai sumber pembiayaan untuk penambahan angkutan umum massal. Penerapan ERP kemungkinan menggunakan sistem koridor. Dengan sistem ini, pengendara membayar setiap kali melintas.

Sistem ini dapat mengurangi kendaraan tumpah ke jalur alternatif, pengendalian dan pengawasan lebih mudah, dan rute angkutan umum massal mengikuti jalur di koridor ERP. Di samping sistem koridor, sejumlah negara lain menggunakan sistem lain seperti zona dan point to point.

Dengan sistem zona, pengemudi cukup membayar sekali. Sistem ini lebih cocok untuk daerah yang memiliki jalan alternatif. Tetapi, sistem ini membutuhkan pintu masuk (gate entry/gantry) cukup banyak dan tingkat kebocoran lebih tinggi. ”Sistem zona tidak jauh berbeda dengan sistem koridor,” ujarnya.
Penumpang Bus Disiram Air Keras Orang Tak di Kenal

Penumpang Bus Disiram Air Keras Orang Tak di Kenal

11:34

JAKARTA - Belasan penumpang bus PPD 213 Jurusan Kampung Melayu - Grogol menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal, Jumat (4/10/2013) pagi.

Suhendar, saksi mata di tempat kejadian mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06.45 WIB. Saat kejadian, Suhendar yang tengah menunggu angkutan umum di pangkalan ojek dekat Tong Tek atau tepatnya di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, melihat seorang yang diduga pelajar membawa air dalam botol air minum berukuran 600 ml dan langsung menyiramkan ke arah bis yang tengah berjalan pelan itu.

"Dia menyiramkan ke arah pelajar yang berdiri di pintu bus. Setelah disiram, para pelajar yang berada di dalam bus langsung turun seperti hendak membalas, seperti mau tawuran. Tapi langsung di cegah warga dan polisi yang ada di sana," ujar warga Pulogadung.

Suhendar menjelaskan, usai menyiram, pelaku yang diduga pelajar SMA itu melenggang dengan santai meninggalkan lokasi. Warga yang semula mencegah tindakan balasan dari teman korban, baru mengetahui air yang digunakan pelaku adalah air keras, saat melihat tubuh , pakaian dan tas korban melepuh dan sobek.

"Saya kurang begitu jelas melihat pelaku, pakaian apa yang dia kenakan, tapi yang jelas teman pelaku memakai seragam putih abu-abu," ungkap Suhendar.

Melihat kulit korban yang melepuh, kata Suhendar, rekan-rekan korban berusaha melakukan pertolongan pertama dengan menyiramkan air dingin ke tubuh korban dan segera membawa para korban ke puskesmas terdekat.

"Ternyata yang kena banyak, ada ibu-ibu juga, ada yang kena di wajah. Saya rasa pelaku juga kena tangannya ketika dia menyiram itu. Saya menyarankan para korban dibawa ke Puskesmas Jatinegara, kan dekat dari lokasi, tapi katanya belum buka, jadi di bawa ke RS Premier Jatinegara," ucap wiraswasta itu.

Sebanyak 13 orang mengalami luka bakar di bagian wajah, lengan tangan, dada dan punggung. Ketigabelas korban saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

13 orang menjadi korban dari penyiraman air keras yakni :

1. Beta Virgin Silalahi
2. Galuh Pratiwi Anggraeni
3. Chandra Maya
4. Veronica Simanjuntak
5. Sari Kurniati
6. Retna Permata Sari
7. Dwi Nurcahyaning Sari
8. Andra Christy
9. Jodie Adisty
10. Tio Alfera (Pelajar)
11. Ahmad Fahriyanto Ali (Pelajar)
12. Tegar Didik Lesmana (Pelajar)
13. Ahmad Rusadi (Pelajar).
Pencuri Motor Tewas Dihakimi Massa

Pencuri Motor Tewas Dihakimi Massa

11:32

DELISERDANG - Seorang pencuri sepeda motor menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Deliserdang, Sumatera Utara. Korban tewas akibat sejumlah luka di tubuhnya setelah dimassa.

Rory Pratama (18) beraksi bersama dua rekannya, namun salah satunya berhasil melarikan diri sedangkan satunya lagi masih kritis. Ketiganya tertangkap basah oleh korban saat beraksi di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Mereka kedapatan sedang mendorong Yamaha Vega ZR bernomor polisi BK 4021 MAC yang dipakir oleh pemiliknya di depan pintu rumah.

Pemilik motor langsung teriak hingga mengundang perhatian warga. Para pelaku yang kalut membuang sepeda motor korban ke parit dan langsung kabur menggunakan motor yang mereka bawa.

Saat dalam pengejaran, warga berhasil membekuk Rory dan Budi di sebuah gang, sementara pelaku lainnya berhasil kabur. Keduanya pun langsung menjadi bulan-bulanan warga hingga tak berdaya. “Saya kaget kok ada yang mendorong kereta (motor). Saya teriak-teriak dan mereka berusaha kabur tapi dua orang berhasil ditangkap,” ujar Yani pemilik motor di lokasi.

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan dan membawa keduanya ke rumah sakit. Nahas, setelah mendapat perawatan, nyawa Rory tidak tertolong. Dia terluka parah dalam peristiwa itu. Kasus main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga hingga mengakibatkan pelaku pencurian tewas, kini dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Tangjung Morawa.
Polda Jabar Gulirkan Program Polisi Masuk Sekolah

Polda Jabar Gulirkan Program Polisi Masuk Sekolah

11:07

BANDUNG - Polda Jabar menggulirkan Program Polisi Masuk Sekolah dalam rangka sosialisasi dan pembinaan program kepolisian kepada siswa sekolah.

"Anggota Polri menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah selain sosialisasi program juga pembinaan kepada para siswa terkait pencegahan narkoba dan penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul di Bandung, Jumat.

Menurut Kabid Humas, program tersebut cukup efektif dalam rangka memberikan edukasi tentang tugas kepolisian dan juga tertib berlalu lintas.

"Saat ini penekanannya terkait tertib lalu lintas dan sosialisasi persyaratan usia untuk pengendara sepeda motor. Siswa yang belum 17 tahun dan belum punya SIM tidak boleh bawa kendaraan ke sekolah," katanya.

Untuk itu, Polda Jabar telah menyurati Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah untuk melarang siswanya menggunakan sepeda motor bila tidak punya SIM. Hal itu, menurut Martinus, dalam rangka menegakkan aturan, tertib lalu lintas serta meningkatkan keselamatan berkendaraan di jalan raya.

Bagi siswa yang telah berusia 17 tahun, kata Martinus, pihaknya memfasilitasi pembutatan SIM secara kolektif melalui sekolah masing-masing. Hal itu dalam rangka program jemput bola yang dilakukan oleh kepolisian dalam rangka kampanye sadar berlalu lintas.

"Bila langkah preventif ini sudah dilakukan, baru dilakukan tindakan penindakan berupa razia di lokasi dekat dengan sekolah, tujuannya untuk peningkatan disiplin berlalu lintas bagi kalangan generasi muda," katanya.

sumber: KKI
 Lokasi SIM Keliling Wilayah Kota Tangerang

Lokasi SIM Keliling Wilayah Kota Tangerang

08:30
 
Jakarta - Bagi anda warga masyarakat yang akan mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Polres Metro Tangerang Kota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM keliling Bulan Oktober 2013  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Hari Senin  : Tangerang City Cikokol

2.Hari Selasa : Pos Pol Pinang Cipondoh

3.Hari Rabu   : Taman Cibodas Jatiuwung

4.Hari Kamis  : Plaza Sinta Karawaci

5.Hari Jum'at: Metro Polis

6.Hari Sabtu & Minggu : City Mall Pasar Baru Karawaci

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 13:00 WIB

SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru dan jika masa masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota.

Info Keterangan Lebih Lanjut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Jl. Jenderal Sudirman Kav. 55 Jakarta Selatan, Telp : 021- 5296 0770 / 021- 5579 5962 , Fax : 021-5275090, SMS : 1717, email : tmc@lantas.metro.polri.go.id.
Lokasi SIM dan STNK Keliling di DKI Jakarta

Lokasi SIM dan STNK Keliling di DKI Jakarta

08:00
Jakarta - Bagi anda warga masyarakat yang akan mengurus perpanjangan SIM dan STNK dengan mudah dapat datang langsung ke lokasi bus pelayanan SIM Keliling dan STNK Keliling Ditlantas Polda Metro Jaya:


1. Jakarta Pusat
SIM  : Kantor Pos Pasar Baru
STNK: Lapangan banteng

2. Jakarta Barat
SIM  : Citra Land
STNK: Citra Land

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK: TMP Kalibata

4. Jakarta Utara
SIM  : Pos Pol Jembatan 3 Pluit
STNK: Gepembri Kelapa Gading

5. Jakarta Timur
SIM :  Dealer Honda Jl Dewi Sartika Cawang
STNK: Pasar Induk Kramat Jati

Pelayanan STNK Keliling juga hanya untuk memperpanjang STNK setiap tahun. Bukan pengesahan atau habis masa pengesahan STNK 5 tahun atau perubahan kendaraan yang lainnya.Info keterangan lebih lanjut Traffic Management Center (TMC) Dit. Lantas Polda Metro Jaya Telp. : 021-5276001, atau SMS 1717.