JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo resmi meluncurkan 30 transjakarta, Rabu (15/1/2014). Bus-bus baru jenis gandeng tersebut akan dioperasikan di Koridor II ekspres Pulogadung-Senayan dan Koridor III ekspres Kalideres-Harmoni-Bundaran Senayan. "Sore ini sudah mulai melayani penumpang," ujar Jokowi saat mencoba naik bus dari Selter Monas ke Selter Bank Indonesia, Rabu sore.
Kedua koridor itu dipilih untuk pengoperasian bus baru itu karena jumlah penumpang di sana padat. Ia berharap, beroperasinya bus baru itu dapat mengurangi kepadatan arus penumpang pada dua koridor tersebut.
Setelah meresmikan 30 unit bus baru TransJakarta Rabu (22/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo langsung mengajak setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah DKI yang hadir untuk ikut menjajal bus baru tersebut.
Pukul 11.00 WIB, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi bergegas masuk bus TransJakarta yang terparkir di Halte TransJakarta Ancol, Jakarta Utara bersama dengan Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono dan Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono.
Rute awal yang dilalui oleh bus TransJakarta yang ditumpangi Jokowi yakni melalui jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Pusat. Saat melintas, banjir menerjang kawasan tersebut namun tidak menghambat laju bus. Sementara, pengemudi kendaraan pribadi lain harus merasakan kesulitan kena macet dan banjir.
Jokowi mengatakan, saat ini waktu yang dibutuhkan antara satu bus dan bus selanjutnya (head way) adalah 15-20 menit. Jokowi yakin keberadaan bus tersebut dapat memangkas waktu. "Target kita setiap 5-7 menit ada bus. Tapi saat ini masih belum. Nanti ketika sudah tambah busnya, perlahan-lahan pasti target akan mudah kita penuhi supaya nyaman," kata dia.
Ke-30 bus baru itu merupakan bagian dari 310 transjakarta baru. Bus lainnya masih dalam proses pengurusan dokumen Kementerian Perhubungan di Pelabuhan Tanjung Priok. Rencananya, semua bus beroperasi pada akhir Januari atau awal Februari 2014.