NTMC POLRI - Personel Sat Lantas Kepolisian Resor Wajo, Sulawesi Selatan, yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Wajo, Ajun Komisaris Polisi Abd Azis, dengan melibatkan Polisi Cilik Polres Wajo memakai pakaian adat saat menggelar Operasi Simpatik di Kawasan Tertib Lalu-lintas (KTL) di Jalan Mesjid Raya Sengkang, Jumat (04-03-2016).
Kegiatan dilaksanakan dengan menyasar kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat, selain itu, petugas juga menyasar SIM, helm sesuai SNI, kelengkapan spion, knalpot sesuai standar, ban standar, spektek sepeda motor yang tidak sesuai aturan.
Terlihat Polwan Cantik dan Polisi cilik membagikan bunga kepada pengguna jalan yang dianggap tertib dan menggantikan helm SNI kepada beberapa pengendara sepada motor yang helmnya dianggap sudah tidak layak lagi digunakan.
Sementara itu, kegiatan Operasi Simpatik 2016 Polres Maros mendapat kunjungan dari Bupati Maros Ir. Hatta Rahman, yang meninjau penertiban yang dilaksanakan oleh satgas KTL yang terdiri dari aparat Lalu-lintas, Dishub, dan Sat Pol PP terhadap beberapa pedagang kaki lima masih membandel dan kembali berjualan di Jalan – jalan Protokol Kota Maros.
Pemerintah Kabupaten Maros dalam hal ini Bupati Maros merespon baik kegiatan tersebut, dan mendukung pelaksanaan tugas Satgas KTL.
Setelah dilaksanakan penertiban, Kasat Lantas AKP Ernawati M SH bersama personel lantas dan Dinas perhubungan Maros melakukan pemasangan spanduk imbauan-imbauan tertib lantas serta spanduk pemberitahuan sementara berlangsungnya Operasi Simpatik 2016.
Demikian pula Kasat Lantas Polres Soppeng AKP Akbar S.sos dan personel Dikyasa Sat Lantas Polres Soppeng dalam mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Simpatik 2016, merangkul anggota club motor dan mobil dan memberikan bimbingan/penyuluhan serta pendidikan lalu-lintas kepada komunitas motor dan mobil di wilayah Soppeng agar tertib berlalu-lintas tidak melakukan modifikasi yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Pada intinya himbauan dari pelaksanaan operasi simpatik 2016 adalah para pengendara agar melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, diharapkan juga kepada pencinta otomotif roda dua yang sering memakai knalpot resing karena hal ini sangat menyalahi aturan perundang-undangan lalu lintas ," ungkap Kasat.
Begitu pula di Sinjai, bertempat di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Jl. Persatuan Raya, Kel. Balangnipa, Kec. Sinjai Utara, Kab. Sinjai, tepatnya di depan Pasar Sentral Sinjai, Polres Sinjai melaksanakan kegiatan Operasi Simpatik hari ke- 4 (empat) Polres Sinjai yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sinjai Kompol Aminullah Mansyur.
Seperti hal di Polres Wajo, Sat Lantas Polres Sinjai juga melibatkan anggota Lalu Lintas berpakaian adat.
Seperti hal di Polres Wajo, Sat Lantas Polres Sinjai juga melibatkan anggota Lalu Lintas berpakaian adat.
Kegiatan operasi dilaksanakan secara terpadu dan melibatkan personil gabungan dari unsur TNI-AD Kodim 1424 Sinjai dan Dinas perhubungan Kab. Sinjai, dengan memberikan teguran simpatik berupa teguran lisan maupun teguran tulisan terhadap pengendara sepeda motor yang belum mengklikkan helm, menyalakan lampu utama, melanggar marka dan memakaikan sabut pengaman bagi pengendara mobil, serta memberikan himbauan tertib berlalu lintas, membagikan brosur, agar tercipta keselamatan berlalu lintas sehingga meningkatkan kepatuhan dan disiplin pengguna jalan khusunya diarea Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL).
Pelaksanaan Operasi Simpatik dilakukan dengan pola preemtif dan preventif sebanyak 80 persen dan penegakan hukum sebanyak 20 persen dilakukan dengan cara peneguran dan pemberian blanko teguran simpatik, Tilang akan diberikan pada pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan lalu-lintas.
