PATI - Kecelakaan maut terjadi
di Jalan Raya Pati-Juwana Km 8, tepatnya di Desa Gadingrejo, Kecamatan
Juwana, kemarin. Dua orang meninggal akibat kejadian tersebut.
Seorang korban tewas seketika di tempat kejadian dan seorang lagi meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD RAA Soewondo.
Peristiwa berawal saat mobil Suzuki Carry yang dikendarai Domo (48), warga Jalan Parkit Raya RT 7 RW 2, Desa Kayu Ringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi dari timur (Surabaya) hendak menyalip sebuah mobil. Namun sebelum dapat menyalip, dari arah berlawanan muncul truk gandeng bermuatan teh.
Carry yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak dengan keras truk E-9096-D yang dikemudikan Andi Wicaksono (30), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pesanggrahan RT 1 RW 6, Banyuwangi sekitar pukul 11.30. Andi yang kaget atas benturan keras tanpa kontrol membanting setir ke kanan sehingga menabrak pikap di depannya, sebelum truk yang dia kendarai masuk ke parit dekat hamparan tambak.
Benturan keras tersebut juga mengakibatkan bagian depan Carry B-8074-KB ringsek. Sopirnya, Domo, terjepit dan meninggal seketika di tempat kejadian. Adapun rekannya Harsono yang menumpang mobil tersebut kritis beberapa jam sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Evakuasi PNS tersebut memakan waktu lama karena tubuhnya tergencet bagian kendaraan yang ringsek. Bahkan, sebagian tubuhnya terpisah sehingga harus dikumpulkan dalam satu kantong mayat.
Saksi mata Sutoyo menuturkan, Carry dari timur melaju dalam kecepatan tinggi karena menyalip mobil di depannya. Hanya, belum sampai mendahului, menabrak truk gandeng di dari arah berlawanan.
‘’Setelah ditabrak Carry, sopir truk membanting setir ke kanan sehingga menabrak pikap dan masuk sungai,’’ ujarnya.
Kendati terlibat benturan keras, sopir truk hanya menderita luka ringan. Demikian pula dengan pengemudi pikap Pupon, tidak mengalami luka serius.
Kapolres Pati AKBP Bernard Sibarani melalui Kasatlantas AKP Sudaryoto mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan penyidikan sementara, pihaknya menyimpulkan, sopir Carry Domo yang meninggal dunia merupakan tersangka.
Seorang korban tewas seketika di tempat kejadian dan seorang lagi meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD RAA Soewondo.
Peristiwa berawal saat mobil Suzuki Carry yang dikendarai Domo (48), warga Jalan Parkit Raya RT 7 RW 2, Desa Kayu Ringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi dari timur (Surabaya) hendak menyalip sebuah mobil. Namun sebelum dapat menyalip, dari arah berlawanan muncul truk gandeng bermuatan teh.
Carry yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak dengan keras truk E-9096-D yang dikemudikan Andi Wicaksono (30), warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Pesanggrahan RT 1 RW 6, Banyuwangi sekitar pukul 11.30. Andi yang kaget atas benturan keras tanpa kontrol membanting setir ke kanan sehingga menabrak pikap di depannya, sebelum truk yang dia kendarai masuk ke parit dekat hamparan tambak.
Benturan keras tersebut juga mengakibatkan bagian depan Carry B-8074-KB ringsek. Sopirnya, Domo, terjepit dan meninggal seketika di tempat kejadian. Adapun rekannya Harsono yang menumpang mobil tersebut kritis beberapa jam sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Evakuasi PNS tersebut memakan waktu lama karena tubuhnya tergencet bagian kendaraan yang ringsek. Bahkan, sebagian tubuhnya terpisah sehingga harus dikumpulkan dalam satu kantong mayat.
Saksi mata Sutoyo menuturkan, Carry dari timur melaju dalam kecepatan tinggi karena menyalip mobil di depannya. Hanya, belum sampai mendahului, menabrak truk gandeng di dari arah berlawanan.
‘’Setelah ditabrak Carry, sopir truk membanting setir ke kanan sehingga menabrak pikap dan masuk sungai,’’ ujarnya.
Kendati terlibat benturan keras, sopir truk hanya menderita luka ringan. Demikian pula dengan pengemudi pikap Pupon, tidak mengalami luka serius.
Kapolres Pati AKBP Bernard Sibarani melalui Kasatlantas AKP Sudaryoto mengungkapkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan penyidikan sementara, pihaknya menyimpulkan, sopir Carry Domo yang meninggal dunia merupakan tersangka.