Buruh Jababeka akan Menggelar Demo di Istana & HI Besok

Buruh Jababeka akan Menggelar Demo di Istana & HI Besok

17:58

Jakarta Elemen buruh dari kawasan industri Jababeka Bekasi akan menggelar demonstrasi di sejumlah tempat di Jakarta besok, Kamis (12/7). Untuk menghindari kemacetan, sejumlah ruas jalan akan dialihkan bila terjadi kepadatan.

"Kami meminta kepada pengguna jalan untuk menghindari beberapa titik yang akan dijadikan pusat aksi demo agar tidak terjebak macet," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono.

Konsentrasi massa demo akan terjadi di Istana Negara, Gedung Kemenakertrans, Bundaran Hotel Indonesia, Gedung Kementerian Kesehatan dan Kejaksaan Agung.

Jika terjadi peningkatan konsentrasi massa petugas akan melakukan pengalihan arus di beberapa titik. Rencana pengalihan arus lalu lintas tersebut adalah sebagai berikut:

1. Istana Negara:
a. Arah Harmoni (Jl Hayam Wuruk) menuju Istana akan dialihkan melalui:
1) Jl S Pranoto-Cideng-Tn. Abang.
2) Jl Ir.Juanda-Jl Veteran/Jl Kathedral.
b. Arah Thamrin menuju Istana akan dialihkan melalui:
1) Jl KH.Wahid Hasyim/Jl Kebon Sirih-Jl Cideng Barat-Jl Pranoto.
2) Jl Kebon Sirih/MMS-Jl M Ridwan Rais-Jl MMT-Jl Perwira.
3) Jl Budi Kemuliaan-Jl TAT-Jl Abdul Muis.

2. Kantor Kemenakertrans:
a. Arah Jl Gatot Subroto (Semanggi) ke arah timur :
1) TL Kuningan belok kanan-Jl Rasuna Said-Jl Kapten Tendean-Flyover Tegal Parang.
2) TL Kuningan belok kiri-Jl Rasuna Said-Casablanca-Jl Latuharhari.
b. Arah Jl Rasuna Said (Kuningan) :
1) TL Kuningan diluruskan -Jl Rasuna Said-Jl Kapten Tendean-Flyover Tegal Parang.
2) TL Kuningan belok kanan seperti biasa.

3. Bundaran HI:
a. Arah Jl Sudirman: Jl Teluk Betung-Jl Kebon Kacang/Dukuh atas-Jl Kendal
b. Arah Jl Sudirman: Dukuh Atas-Tanah Abang- Jl Galunggung.
c. Arah Patung Kuda: Jl Wahid Hasyim-Jl Abdul Salim.
d. Arah Patung Kuda: Jl Sabang-Jl Sutan Sahrir.

4. Kantor Kemenkes:
a. Arah Selatan (TL Kuningan): Jl Gilimanuk-Mega Kuningan.
b. Arah Utara (TL Cokro) ke TL Kuningan seperti biasa.

5. Kejagung:
a. Arah Utara (Jl Sisingamangaraja) & Timur : dibelokan kekiri (Jl Trunojoyo) & sebaliknya diarahkan melalui Jl Kyai Maja/Jl Sisingamangaraja.
b. Arah Barat (Jl Kyai Maja): dibelokan Ke kiri Jl Sisingamangaraja/lurus melalui Jl Trunojoyo.
c. Arah Selatan (TL Monalisa): diarahkan melalui Jl Melawai-Jl Iskandarsyah/Jl Melawai-Jl Barito-Jl Kyai Maja.
Truk Muat Batu Raksasa Bebas Hilir-Mudik di Daeng Tata

Truk Muat Batu Raksasa Bebas Hilir-Mudik di Daeng Tata

15:46
 
truk-lalu-lanag-di-dg-tata.jpg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

MAKASSAR -  Foto ini adalah satu dari puluhan truk yang lalu-lalang di Jl Daeng Tata Raya, Makassar.

Batu raksasa, sebesar gajah, itu dibiarkan "telanjang". Sedikit saja bergeser, maka batu gunung itu akan meluncur bebas menghantan pengendara di belakang truk.

Anehnya, truk-truk "tak berperikemanusiaan" itu melenggang-kangkung, bebas, tanpa sempritan aparat.

Mereka juga seenaknya menerobos, tak peduli di saat puncak kepadatan. Aksi truk-truk itulah yang menjadi penyebab utama kemacetan setiap saat di Makassar.

Belum lagi kalau truk yang rata-rata sudah rongsokan itu mogok, maka kemacetannya bisa berbuntut panjang dan lama.
Truk Antre Lagi di Merak, Sopir Terancam Kelaparan

Truk Antre Lagi di Merak, Sopir Terancam Kelaparan

15:39

Cilegon: Antrean ratusan truk memasuki ruas tol Merak-Tangerang hingga mencapai panjang dua kilometer. Antrean terjadi lantaran minimnya jumlah kapal Roro yang beroperasi menyeberangkan kapal ke Bakauheni, Lampung, Rabu (11/7).

Kondisi itu terjadi sehari setelah otoritas Pelabuhan Merak, Cilegon, berhasil mengurai antrean truk. Total panjang antrean truk yakni tujuh kilometer dari area parkir pelabuhan.

Sopir kembali mengeluh. Mereka mengaku terancam mengalami kelaparan karena uang saku yang hampir habis.

Pihak Angkutan Sungai Danau dan Perairan Cabang Merak mengatakan sejumlah Kapal Roro tengah menjalani perbaikan mesin. Hingga kini, hanya 26 kapal yang beroperasi. Sehingga daya angkut penyeberangan masih sedikit.
Besok, Menteri PU Sidak Jalur Mudik

Besok, Menteri PU Sidak Jalur Mudik

15:34

SURABAYA - Menjelang pelaksanaan angkutan mudik lebaran, Menteri Pekerjaan Umum, Joko Kirmanto berencana melakukan sidak jalur Lebaran 2012 di Jatim, Kamis (12/7/2012) besok. Sidak akan di sepanjang ruas jalur Pantai Utara (Pantura).

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V, Kementerian Pekerjaan Umum, Krido Lucky Widyantoro, mengatakan, selama sidak, Menteri PU akan mengamati kesiapan infrastruktur jalan yang menjadi konsentrasi pemudik, khususnya yang menuju arah Surabaya dan Semarang melalui jalur Pantura.

"Itu penting, karena pelaksana proyek dan pemerintah memastikan seluruh kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional akan dihentikan sementara pada H-14 Lebaran. Pengerjaan kembali akan  dilanjutkan pada H+10 pasca Lebaran.

Menurut Krido, berdasar pantauan di lapangan, saat ini di sejumlah ruas jalur Pantura di Jatim masih melakukan sejumlah pengerjaan, seperti ruas Sedayu Lawas di Gresik-arah ke Tuban  tepatnya di jalan Deandles, Ngopak Pasuruan- arah ke Banyuwangi serta sejumlah kegiatan peningkatan di arah Jember-Banyuwangi.

SK Menteri PU Nomor 391 Tahun 2009 menyebutkan, panjang jalan nasional di Jawa Timur 2.027,005 km yang meliputi Lintas Pantai Utara 469,296 km, Lintas Tengah 193,915 km, Lintas Selatan 620,067 km dan Jalur Penghubung Lintas 743,727 km.

Di jalur Pantura, sejumlah ruas yang kini tengah dilakukan peningkatan struktur diantaranya, Jalan Lohgung – Sadang, Sadang-Bts Kabupaten Gresik, pelebaran jalan batas Kota Lamongan – Bts Kota, peningkatan Pasuruan – Pilang, Bajulmati-Ketapang, peningkatan jalan Sidoarjo-Gempol, pelebaran jalan Gempol-Bangil, dan pembangunan Fly Over Pasar Kembang di Surabaya.

Untuk jalur tengah, ruas yang ditingkatkan strukturnya seperti jalan Jampirogo-Gemekan-Bts Kabupaten Jombang, pembangunan Fly Over Peterongan, peningkatan struktur jalan Waru – Taman – Krian Bypass, dan peningkatan struktur jalan batas Kabupaten Mojokerto-batas Kota Jombang. Sementara pada jalur selatan diantaranya, pelebaran Glonggong-Pacitan, pembangunan Pacitan-Sidomulyo, pelebaran jalan Blitar – Kepanjen, dan pelebaran jalan Kediri-Tulungagung.

Khusus sebagian jalan Pantura telah dirigid beton, seperti di Babat-Lamongan. Di ruas tersebut, kondisinya cukup baik untuk dilintasi pemudik. “Jalan pantura idealnya memang menggunakan rigid beton agar tidak cepat rusak. Pemerintah mengupayakan jalan pantura untuk dirigid beton semuanya.
Tol Purbaleunyi Dilengkapi 60 CCTV

Tol Purbaleunyi Dilengkapi 60 CCTV

15:31

KOMPAS_HAMZIRWAN_macet_di_Cipularang.jpg

 
PURWAKARTA - Pengelola Tol Purbaleunyi mengoperasikan kamera pemantau atau closed circuit television (CCTV) di sepanjang jalur untuk memantau lalu lintas. Keberadaannya diharapkan membantu kepolisian untuk mengelola arus selama masa mudik dan arus balik hari raya Idul fitri tahun ini.

Kepala Subbagian Pelayanan Lalu Lintas PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Andrie Kustiawan di Purwakarta, Rabu (11/7/2012) mengatakan, pihaknya akan membuka akses bagi kepolisian agar bisa turut memanfaatkan 60 CCTV tersebut untuk mengatur lalu lintas. CCTV tersebar di 60 titik di ruas Cikampek-Purwakarta-Padalarang-Cileunyi.

Tol Purbaleunyi menjadi salah satu jalur mudik krusial bagi kendaraan dari Jakarta tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur. Saat jalur pantai utara dan jalur tengah padat atau macet, polisi biasanya mengarahkan kendaraan ke jalur selatan melalui Tol Purbaleunyi.

"Kami buka akses bagi kepolisian, setidaknya sejak H-10 hingga H+10 hari raya Idulfitri tahun ini. Mudah-mudahan bisa membantu pengaturan arus karena situasi lalu lintas bisa dikontrol.
Tiga Penganiaya Pengguna Jalan Ditangkap

Tiga Penganiaya Pengguna Jalan Ditangkap

15:29


 
PURWAKARTA - Tiga orang yang diduga menganiaya Andrianto dan Usup, warga Purwakarta, ditangkap polisi. Ketiganya dijerat Pasal 170 dan 351 KUH Pidana dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

Kepala Kepolisian Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Bahtiar Ujang Purnama, Rabu (11/7/2012), mengatakan, penyidik telah memanggil 12 orang untuk dimintai keterangannya. Dari penyelidikan sementara, tiga orang yang ditangkap itu diduga kuat sebagai penganiaya.

Ketiganya adalah Jojo Nugroho, Samsul Rizal, dan Yana Suryana. Mereka diduga menghambat jalan dan memukul korban di Jalan Industri Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta,.

Andrianto dan Usup terluka akibat kejadian itu. Usup kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta kemudian ke Rumah Sakit Hasan Sadikit Bandung sebelum akhirnya meninggal dunia.

Para pelaku, menurut keterangan sejumlah saksi, memblokade jalan dengan memasang bambu. Korban dan teman-temannya terjatuh saat melintas di kawasan itu. Pelaku pun langsung memukuli korban dengan tangan kosong, batu, kayu, dan bambu.

Bahtiar menyatakan, meski para korban bergerombol dan menggunakan sepeda motor, pihaknya belum mengidentifikasi mereka sebagai geng motor.
Tiba-Tiba Jatuh Hingga Tewas Seketika

Tiba-Tiba Jatuh Hingga Tewas Seketika

15:22



SETIABUDI  – Sedang asyik ngobrol dengan teman di atas motor, seorang pria tiba-tiba terjatuh dan tewas seketika.

Peristiwa tersebut terjadi  di depan Gudang Basment 2 Proyek Citra Jl. Prof Dr. Satrio, Karet Kuningan, Setiabudi.

Jasad korban diketahui bernama Harpet, 46, dibawa petugas Polsek Setiabudi ke RSCM untuk diotopsi.

Malam itu, korban asyik ngobrol bersama rekannya, Surachman Ahmadi. Tiba-tiba ia terjatuh ke lantai. Melihat hal itu, Surachman menjadi panik.

Ia pun teriak minta tolong. Warga kemudian membawa korban ke RS Jakarta untuk mendapat perawatan. Sayang, nyawanya melayang saat di tengah perjalanan.

“Diduga korban meninggal karena terkena serangan jantung. Tidak ada tanda-tanda penganayaan pada tubuh Harpet,” kata Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Riftazudin.
Puluhan Kendaraan Kena Tilang

Puluhan Kendaraan Kena Tilang

15:20


SERANG – Petugas gabungan Direktorat Lalulintas dan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Banten mengamankan puluhan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dalam operasi yang digelar di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Rabu (11/7/2012).

 Hal itu dilakukan karena para pengendara motor yang tidak memiliki SIM. Razia digelar dalam rangka Operasi Patuh Kalimaya 2012.

“Untuk yang tidak menyertai STNK dan SIM, kami mengambil tindakan tegas mengamankan kendaraannya. Kendaraan selanjutnya akan diserahkan jika pengendara nanti bisa menyerahkan STNK tapi tetap harus menjalani proses tilang,” terang Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Atot Irawan yang memimpin langsung Operasi Patuh Kalimaya 2012.

AKBP Atot Irawan mengatakan, razia digelar untuk memeriksa  kelengkapan surat-surat kendaraan dan SIM. “Selain memeriksa dokumen kendaraan dan SIM, Operasi Patuh Kalimaya 2012, juga untuk menekan tingginya angka kecelakaan. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar razia ini,” katanya.

Menurut mantan Wakapolres Serang ini, Operasi Patuh Kalimaya akan dilakukan dalam waktu dua pekan mulai 4 Juli hingga 17 Juli nanti. “Seperti nama operasinya, kami mengharapkan para pengendara patuh terhadap peraturan lalulintas. Selain melengkapi membawa dokumen kendaraan, surat SIM, juga diharapkan tertib berlalulintas. Salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan karena pengendara tidak tertib lalulintas,” ujar AKBP Atot.

Berdasarkan pantuan Pos Kota, setiap kendaraan melintas, baik mobil maupun motor diminta untuk berhenti. Kemudian, satu persatu petugas yang menghentikan kendaraan, memeriksa surat-surat kendaraan bermotor. Setiap pengendara yang tidak membawa STNK dan SIM, oleh petugas diberikan surat tilang. Bagi pengendara yang sama sekali tidak membawa surat-surat kendaraan, diminta untuk menyerahkan kendaraannya. Kendaraan itu, bisa diambil lagi setelah mereka bisa menyerahkan bukti kepemilikan kendaraan namun tetap harus menjalani proses sidang tilang.
Puncak Macet Luar Biasa

Puncak Macet Luar Biasa

15:18



BOGOR – Kepadatan arus lalulintas di hari biasa, membuat petugas satuan Lalulintas Polres Bogor, terpaksa memberlakukan sistim satu arah untuk tujuan Puncak selama satu jam setengah.

Tingginya volume kendaraan sejak Rabu (11/7) pukul 07.00 pagi, akhirnya diberlakukan satu arah sejak pukul 09.00 Wib.

Namun usai itu dan jalur dibuka kembali untuk dua arah, kepadatan kembali terlihat. Bahkan dilayar monitor di Posko Gadog, ekor kendaraan terlihat mendekati gerbang tol Ciawi.

Petugas lapangan, Bripka Hery menuturkan, kepadatan ini di luar kebiasaan.

“Kalau Sabtu dan Minggu serta awal liburan, itu sudah biasa. Tapi ini hari kerja,”kata Hery di Posko Gadog.

Kepadatan ini, diduga warga Jakarta yang tidak mengikuti Pilkada.

Sementara menjelang siang, diduga warga yang sudah mencoblos, namun takut akan situasi Jakarta usai pencoblosan.

EKSODUS

Sementara itu, eksodus warga DKI Jakarta ke kawasan wisata Puncak, karena menjaga kejadian lain yang timbul saat usai pencoblosan.

Seperti yang dituturkan Rendy 39, warga Jakarta Selatan saat melintas disimpang Gadog menuju Puncak Rabu (11/7) siang.

Bersama keluarga, pengusaha elektronik ini menuturkan, tokonya memang tutup hari ini.

Ia mengaku, sebagai warga negara, ia telah menggunakan hak pilihnya. Namun ia memilih keluar Jakarta, hanya untuk menjaga, jika menjelang sore usai pencoblosan, ada aksi dari pendukung calon Gubernur.

“Hak saya sudah dilakukan dan yakin menang. Hanya antisipasi saja, kalau ada kejadian lain. Keluarga lebih penting keselamatannya. Jagoan saya adalah sosok yang memiliki niat membangun Jakarta,” kata bapak dua anak ini sambil merahasiakan nama jagoannya.
Selesai coblos, Lalin Jakarta Kembali Macet

Selesai coblos, Lalin Jakarta Kembali Macet

13:25


Warga Jakarta kembali beraktivitas setelah pada pagi hari melakukan pencoblosan calon gubernur Jakarta.

TMC Polda Metro Jaya, Rabu (11/7/2012), menyatakan lalu lintas Lenteng Agung-Pasar Minggu tersendat. Kepadatan lalu lintas juga terasa di kawasan Fatmawati arah Pondok Labu. Kawasan pasar Tanah Abang juga macet akibat banyaknya pembeli yang mengunjungi kawasan itu.

Kemacetan lalu lintas juga terjadi di kawasan Pondok Indah menuju Kebayoran Lama. Selain itu kawasan Casablnca di depan Mal Ambasador juga tersendat. Lalu lintas di tol Kelapa Gading, tol Jakarta arah Cikampek dan Tol Tanjung Priok juga padat.

Pecoblosan pilgub Jakarta berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Warga Jakarta yang memiliki hak pilih menyalurkan suaranya untuk memilih gubernur dan wakil gubernur Jakarta untuk lima tahun ke depan.
Parkir Sembarangan 4 Mobil Digembok

Parkir Sembarangan 4 Mobil Digembok

12:01


Parkir Sembarangan 4 Mobil Digembok
 
 


SAMARINDA - Satu mobil Xenia bernomor KT 1335 ML digembok oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda dalam razia penertiban parkir di Jl Gajah Mada,.

 Sebelumnya, 3 mobil juga telah di gembok di area parkir Pasar Segiri.
"Kalau mobil salah parkir, menggunakan badan jalan, petugas akan menunggu selama 10 menit. Kalau tidak ada pemiliknya maka akan digembok," kata Hari Prabowo, Wakil Ketua Operasi dari Dishub Samarinda.

Selain itu di Pasar Pagi, petugas juga menertibkan parkir sepeda motor. Namun, petugas tidak mendapati lagi parkir berlapis karena sebelumnya telah mendapatkan sosialisasi.

Sudah diawali denhan sosialisasi juru parkir, "Untuk pasar Pagi parkir tidak bisa berlapis. Daerah pasar Segiri juga harus disterilkan," kata Hari Prabowo.
Arus Lalin Ruas Tol Jakarta Sekitarnya Siang Ini

Arus Lalin Ruas Tol Jakarta Sekitarnya Siang Ini

11:58

Berikut pantauan kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta dan sekitarnya, Rabu (11/7) siang ini, seperti yang disampaikan pihak Jasa Marga Traffic Information Center.

Tol Dalam Kota, Kuningan hingga Cawang padat, imbas kecelakaan di KM01.400 Cawang arah Jagorawi. Arah sebaliknya lancar.

Tol Jagorwai, Cawang - Cililitan di KM01.400 ada kecelakaan, TKP sudah bersih, muatan besi masih ada di bahu jalan. Antrian Gerbang Tol Ciawi kurang lebih 500 meter, puncak dua arah kembali. Arah sebaliknya lancar.

Tol Cikampek, ada kecelakaan di KM41 arah ke Cikampek, dalam pelacakan, sebaliknya lancar.

Tol Purbaleunyi, antrian Gerbang Tol Pasteur kurang lebih dua kilometer.
Tol JORR di kedua arah lancar.

Tol Merak, antrian Gerbang Tol Merak kurang lebih satu kilometer, kendaraan golongan satu dan bus disarankan keluar Cilegon Barat.

Tol Priok, Pulo Mas hingga Cawang padat, dampak kecelakaan di KM01.400 ke Tol Jagorawi. 
Pencuri Motor Kecemplung di Kali Cideng

Pencuri Motor Kecemplung di Kali Cideng

11:54
Jakarta - Saat pagi buta, Ade Saepudin mencuri motor di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. Ade kabur ketika aksinya tercium warga. Apesnya, ia kecemplung di Kali Cideng.

Ade awalnya mencuri motor Mio nopol G 3582 AZ milik Selamet Budi Utomo di Jalan Tj Selor, Cideng, Jakpus. Aksi Ade tercium warga yang tengah berjaga-jaga di tempat pemungutan suara (TPS) sekitar.

Ade lalu berusaha kabur dari kejaran warga dan petugas patroli Polsek Gambir.

"Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Dia kabur tapi malah kecemplung," kata Kapolsek Gambir AKBP Tatan Dirsan.

Menurut Tatan, warga dan petugas menunggu Ade untuk menyerahkan diri.

"Kita tungguin saja akhirnya pelaku naik sendiri dan langsung kita amankan ke Mapolsek Gambir," kata Tatan.

Polisi menyita kunci letter T yang dipakai untuk melakukan aksi curanmor.
Jajal Bus Listrik Ristek

Jajal Bus Listrik Ristek

11:49
1107ist.JPG
 


Dahlan Iskan berkunjung ke Kementerian Riset dan Teknologi untuk berdiskusi mengenai tanaman SORGUM dan Bus LIstrik. Dalam diskusi tersebut, Dahlan menginginkan tanaman Sorgum bisa menjadi industri. Karena Sorgum bisa menghasilkan sagu, pakan ternak dan ethanol.

"Kita sudah terlalu beras banget, coba rekan-rekan dari Ristek, BPPT, Lipi, Batan, IPB, UNHAS dan semua yang ikut dalam diskusi ini merumuskan secara tertulis untuk pengembangan Sorgum menjadi industri sagu, pakan ternak dan bahan bakar ethanol," kata Dahlan di ruang rapat Gedung BPPT II, Kementerian Riset dan Teknologi.

Selanjutnya Dahlan menegaskan agar dari Kemenetrian Riset dan Teknologi beserta 7 LPNK dan stake holdernya bisa mengahsilkan 50 ribu ton benih Sorgum yang bisa dibuat untuk sagu, pakan ternak dan bahan bakar ethanol.

"Saya tantang teman-teman ahli pertanian, perkebunan, Ristek dan 7 LPNK untuk menghasilkan 100 ton sagu per hari," tutup Dahlan.

Setelah mengatakan itu Dahlan didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Media Massa dan Daerah, Gusti Nurpansyah untuk mencoba bus listrik.

"Saya ingin mengemudi langsung bus listrik ini. bukan untuk jadi penumpangnya," kata Dahlan sambil mengambil alih kemudi yang selanjutnya mengemudi bus listrik yang memiliki bangku untuk 16 penumpang tersebut.

Dimana para penumpangnya Staf Khusus Menteri (SKM) Bidang Media Massa dan Daerah, Gusti Nurpansyah,  SKM Bidang Kelembagaan IPTEK, Zulkifli Halim, Staf Ahli Menristek, Agus Hoetman dan Tenaga Ahli Menristek, Shidki Wahab.

Ketika mengemudi bus listrik buatan LIPI itu, Dahlan juga sempat melakukan manuver dengan tujuan menguji rem bus listrik tersebut.

"Ternyata rem mobil ini (bus listrik) mantap, sama seperti mobil lainnya," kata Menteri BUMN itu.

Kemudian, Dahlan Iskan mengatakan keberadaan bus ini bisa mengembangkan industri otomotif Indonesia karena menggunakan energi listrik.

"Sudah saatnya kita kejar ketertinggalan industri otomotif kita dengan Jepang, China dan negara-negara lain dengan adanya bus ini," katanya.

Dahlan mengatakan bus ini siap dioperasikan setelah semua tahapan yang harus dilalui terlaksana.
Setelah menyetir sendiri bus yang pembuatan prototipenya menelan biaya sekitar Rp1,5 miliar.
Hindari Mobil Pribadi, Truk Batu bara Terbalik

Hindari Mobil Pribadi, Truk Batu bara Terbalik

11:46
 
 
 

Semidang_Aji-20120710-00578.jpg

T
BATURAJA - Truk batu bara sarat muatan terbalik di jalan lintas tepatnya wilayah Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU.

Menurut informasi di lapangan yang berhasil dihimpun Sripoku.com, peristiwa tergulingnya truk batu bara yang datang dari arah Lahat ke Baturja itu gara-gara menghindari mobil Innova yang mencuri jalan.

Untuk menghindari tabrakan, sopir truk batu bara membanting setir. Apesnya mobil sarat muatan tersebut terbalik, sedangkan Kijang Innova langsung tancap gas.

"Sopirnya luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit," ujar warga sekitar tempat kejadian perkara.
Surabaya Kota Berwawasan Lingkungan Terbaik se-Asia Pasifik

Surabaya Kota Berwawasan Lingkungan Terbaik se-Asia Pasifik

11:29


  SURABAYA - Kerja keras Walikota Surabaya, Tri Rismaharini untuk menyulap kota Surabaya menjadi "kota taman" kembali berbuah penghargaan.

Award kali ini bahkan lebih prestisius dibanding penghargaan sebagai kota dengan taman terbaik yang diberikan berbarengan dengan Adipura Kencana pada Juni lalu.

Pada hari terakhir pertemuan kepala daerah kelompok Citynet se-Asia Pasifik di Hotel Shangri La, Surabaya, Rabu (11/7/2012), Kota Surabaya diganjar penghargaan sebagai kota anggota Citynet yang berpartisipasi aktif dalam  mengembangkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan.

Surabaya mengungguli kota-kota tenar lainnya seperti Seoul (Korsel), Yokohama (Jepang), Penang (Malaysia), Mumbai (India).

Dua layar raksasa yang berdiri gagah di depan ruangan ballroom megah lantas menayangkan beberapa taman-taman di Surabaya seperti Taman Surya, Taman Mpu Tantular.

"Saya sangat berterima kasih atas penghargaan ini. Terima kasih untuk komite eksekutif Citynet dan juga partisipan. Terima kasih," tegas Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutan singkatnya yang disampaikannya dalam bahasa Inggris.

Sejak menjadi Kepala Dinas Kebersihan Surabaya, lalu Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Risma memang memberi porsi lebih pada pembangunan taman di Kota Pahlawan.
Kapolrestabes Kesal Banyak Rambu Hilang

Kapolrestabes Kesal Banyak Rambu Hilang

11:24
20120420_gan_rumahPERAMPOKAN_02.jpg

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso

BANDUNG - Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Abdul Rakhman Baso kesal banyaknya rambu lalu lintas yang hilang.

Sejak beberapa pekan ini, tak sedikit laporan dari masyarakat yang masuk perihal hilangnya rambu-rambu lalu lintas ini. Pelaku yang mencuri sejumlah rambu belum diketahui modus dari mengambil rambu-rambu itu.

"Itu kan buat kepentingan umum, bukan buat kepentingan polisi atau pribadi. Tolonglah dipahami. Kalau tak ada rambu itu yang susah ya kita-kita juga, masyarakat," ujar Kapolrestabes usai melakukan inspeksi ke setiap unit di Mapolrestabes Bandung
Kontainer Berkurang, Akibatkan Ekspor Turun

Kontainer Berkurang, Akibatkan Ekspor Turun

11:10


Kontainer Kurang Akibatkan Ekspor Turun


JAMBI - Ketua Ikatan Pemilik Kapal Indonesia Jambi Edi Best mengakui kurangnya ekspor dari Talang Duku, Jambi, mengakibatkan berkurangnya jumlah kontainer di pelabuhan tersebut.

"Bisa saya katakan, jembatan itu adalah jembatan ilegal yang tidak mengikuti aturan. Bagaimana kapal-kapal besar mau lewat kalau jembatan itu menghalangi perjalanan kapal yang mau lewat, kalau jembatan itu tidak ada mungkin semua kapal bisa beroperasi secara lancar.

Dijelaskan Edi, pada saat ini dari dua perusahaan kapal yang biasanya beroperasi secara rutin jarang beroperasi. Semenjak berdirinya jembatan tersebut kata Edi, 10 kapal dari dua perusahaan yang ada di Jambi hanya beroperasi lima kapal saja.

"Perusahaan TA Sabang Raya sudah tutup. Sekarang tinggal Sindo Damai saja yang masih beroperasi, itupun hanya lima kapal saja," kata Edi.

Edi juga menjelaskan, akibat dari beralihnya kontainer yang biasanya melalui pelabuhan Talang Duku yang kini memilih untuk beralih ke jalur Palembang , menurutnya sangat berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima oleh perusahaan kapal Jambi.

"Sekitar 30 persen pendapatan kita menurun, kami juga tidak bisa meyalahkan perusahaan kontainer itu, mereka cuma nyari jalur aman saja. Yang salah itu adalah pembangunan jembatan tersebut yang seharusnya ketinggian nya 18 meter sementara bangunannya hanya dibangun 12 meter. Ya salah lah itu namanya," ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, saat menghubungi Christin anggota dari asosiasi kontainer dengan tujuan ingin menanyakan kebenaran hal tersebut, Christin enggan berkomentar banyak. "Saya lagi sibuk, nanti saja telpon nya," kata Christin sembari menutup teleponnya.
Sergap Truk Pembawa Ribuan Liter Ciu di Depok

Sergap Truk Pembawa Ribuan Liter Ciu di Depok

11:02
 

Depok - Personel pengamanan internal (paminal) Mako Brimob Kelapa Dua membekuk satu truk yang membawa ribuan liter ciu, sejenis minuman keras oplosan. Truk ini disergap di depan sebuah toko yang ada di Jalan Akses UI, Cimanggis, Depok.

Menurut keterangan petugas, truk pembawa ciu ini baru tiba dari wilayah Semarang, Jawa Tengah saat dibekuk. Truk beserta sopir dan keneknya disergap di depan toko milik seorang wanita bernama nyonya H, yang terletak di Jalan Akses UI.

Di dalam truk ditemukan ratusan jeriken yang diperkirakan berisi ribuan liter ciu. Salah seorang petugas menuturkan, truk ini sudah diawasi sejak beberapa hari lalu. Namun penyergapan baru dilakukan ketika truk mencapai tujuan akhir, yakni toko milik nyonya H tersebut.

Sang pemilik toko berserta sopir dan kenek truk kemudian diperiksa di Mako Brimob terlebih dahulu baru kemudian dibawa ke Polresta Depok. Sekitar pukul 22.30 WIB, ketiga tersangka memasuki gedung Polresta Depok di Jalan Raya Margonda.

"Para tersangka, yakni pemilik toko dan sopir beserta kenek sedang diperiksa oleh bagian Reskrim Polresta Depok.

Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan, si pemilik toko sudah pernah digeberek oleh polisi sebelumnya, namun tetap melakukan perbuatan yang sama. Dengan demikian, pihaknya akan melakukan penanganan yang lebih tegas agar tersangka jera.

"Mungkin untuk kali ini akan dilakukan upaya penanganan yang lebih tegas terhadap pelanggaran ini, karena kaitannya dengan kriminalitas di kota depok dan berkaitan dengan bulan Ramadan," tegasnya.

Hingga saat ini, pemeriksaan ketiga tersangka masih berlangsung. Sedangkan truk yang berisi ciu telah diamankan di Mapolresta Depok.
Takut Dihajar Massa, Pencuri Motor terjun ke Sungai

Takut Dihajar Massa, Pencuri Motor terjun ke Sungai

10:58
Jakarta - Dua pencuri sepeda motor ini tertangkap basah oleh warga saat beraksi. Takut diamuk massa, keduanya pun melarikan diri.

Satu di antaranya ditemukan tewas di Kali Mookervart, Jl Daan Mogot KM 13, Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Informasi dari humas Polda Metro Jaya, Rabu (11/7/2012), kedua pencuri motor tersebut beraksi pada Senin (9/7), sekitar pukul 14.00 WIB. Aksi mereka ketahuan oleh pemilik sepeda motor, Ardison. Ardison yang memarkir motornya di depan Toko Busana Ananda, Pasar Cengkareng, langsung berteriak "maling" dan berusaha mengejar pelaku.

Teriakan keras Ardison mengundang perhatian warga di sekitar lokasi. Warga lantas ikut mengejar kedua pelaku. Melihat banyaknya warga yang mengejar, keduanya panik. Mereka meninggalkan motor curiannya dan kabur dengan mencari jalan masing-masing.

Satu pelaku berlari sekuat tenaga hingga lolos dari sergapan warga. Sementara pelaku lainnya menceburkan diri ke Kali Mookervart yang penuh lumpur hitam.

Ribuan angkot dilarang lewat Margonda

Ribuan angkot dilarang lewat Margonda

10:47

Ilustrasi dok. Istimewa
Ribuan angkutan kota (angkot) dari sembilan trayek dilarang melewati Jalan Margonda Raya, Depok karena dianggap menjadi sumber kemacetan di pusat Kota Depok itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dindin Djaenuddin mengatakan, pelarangan bagi angkot dari sembilan trayek yang melintasi Jalan Margonda Raya, Depok, dilakukan untuk mengurangi beban kemacetan di wilayah tersebut.

"Ini untuk kurangi beban macet di Margonda, dampaknya signifikan bisa kurangi kemacetan. Nanti akan ada 1.400 armada angkot yang tak boleh lagi melalui jalan Margonda, kalau ada yang tetap lewat di sini, polisi bisa menilang atau melakukan penertiban," katanya kepada wartawan di Depok, Jawa Barat.

Saat ini menurutnya, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para sopir angkot dan masyarakat untuk menghindari protes. Dia juga berjanji akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menindak sopir angkot yang nakal dan pedagang kaki lima yang masih mangkal di jalur tersebut.

Pemerintah Kota Depok sendiri, telah membuka jalur sejajar rel kereta di Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Depok. Jalan sejajar rel tersebut baru tahun ini bisa dilalui, setelah sebelumnya sempat terganjal persoalan pembebasan lahan.
Data Jadwal SIM Keliling Sat Lantas Polres Malang

Data Jadwal SIM Keliling Sat Lantas Polres Malang

10:37
PELAYANAN UNIT SATPAS


 

Adalah layanan perpanjangan SIM di Mobil Keliling.


JADWAL SIM KELILING

Data Jadwal SIM Keliling Sat Lantas Polres Malang :

Hari, Tanggal : Senin, 9 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : TERMINAL BUS DAMPIT


Hari, Tanggal : Selasa, 10 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : POLSEK TUREN


Hari, Tanggal : Rabu, 11 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : DEALER SEKAWAN MOTOR BULULAWANG


Hari, Tanggal : Kamis, 12 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : DEALER YAMAHA GONDANGLEGI


Hari, Tanggal : Jumat, 13 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : STADION KANJURUHAN


Hari, Tanggal : Sabtu, 14 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : STADION KANJURUHAN


Hari, Tanggal : Minggu, 15 Juli 2012
Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB
Lokasi : Wisata Lahor Karangkates
Penumpang Bus Harapan Jaya Dibius

Penumpang Bus Harapan Jaya Dibius

10:34

 
















Kediri  -- Penumpang bus patas Harapan Jaya jurusan Surabaya-Trenggalek menjadi korban pembiusan. Pria tak beridentitas tersebut klenger (tidak sadarkan diri) dan hartanya dirampas pelaku.

Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Surono mengungkapkan, korban belum dapat dimintai keterangan karena belum sadar. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. "Tidak ada identitas apapun dari saku celananya. Kita masih menunggu kesadarannya kembali. Setelah itu, akan kita mintai keterangan.

Masih kata Surono, korban diturunkan oleh kondektur bus dalam keadaan tidak sadar, di Pos Polisi Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, pukul 22.00 WIB. Dari karcis yang dipegang, diketahui, korban manaik bus dari Surabaya dengan tujuan Kediri.

Kondektur bus sempat membangunkan korban. Sebab, saat itu, dikira tengah tidur. Tetapi, meski sudah digoyang-goyang badannya, tetap tidak bangun. Korban malah mendengkur. Akhirnya, diturunkan di pos polisi

Surono menghimbau, bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, agar menghubungi kantor polisi setempat. Korban ditemukan dengan ciri-ciri, umur sekitar 42 tahun, tinggi badan 170 centimeter, mengenakan baju kotak-kotak putih kombinasi hitam, celana kain warna hijau lumut, sepatu hitam, kaos kaki hitam lorek-lorek merah, dan topi warna hitam.