Headlines News :

Antrean Truk Sampai 500 m di SPBU Pangkep

Written By Firmansyah Djavu on Sabtu, 22 September 2012 | 15.04


Antrean Truk Tunggu Solar Sepanjang 500 m di SPBU Pangkep

Pangkajane - Sedikitnya 80-an unit truk pengangkut semen, sirtu dan material tambang golongan C antre menunggu solar di SPBU, di Kota Pangkajene, Pangkep.

"Kami sudah menunggu di sini sejak jam 7 pagi," kata Sahar, supir truk Fajar Transpor yang antren di depan SPBU Pangkajene, Pangkep, Sabtu (22/9/2012).

Panjang antrean ini mulai di depan SPBU dekat Gedung Pengadilan Negeri Pangkep, di Jl Sultan Hasanuddin, hingga depan Taman Bunga dekat Jembatan Pangkep.

Menurut salah seorang supir dari CV Batara, antrean solar di pangkep ini terjadi dalam 3 bulan terakhir. "Sejak ada isu M industri akan naik," kata Jumaing,

Seorang pedagang minuman ringan di Taman Musafir, yang sering jadi tempat meninggu para supir, menyebutkan, akhir pekan ini, antrean tambah panjang,

"Katanya solar dari Makassar terlambat, biasanya jam 7 sudah ada," katanya.

Sumber: Tribunnews

Kereta AC Baru Layani Semarang - Jakarta


Semarang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang meluncurkan kereta api baru jurusan Pasar Senen Jakarta bernama Senja Menoreh pada Jumat (21/9/2012) malam. Kereta berkelas ekonomi AC itu menggantikan kereta bisnis Senja Utama tanpa AC dengan jurusan yang sama.

Kepala DAOP IV Semarang Arief Wahyudi menjelaskan bahwa kereta Senja Menoreh terdiri atas delapan gerbong. Kapasitasnya mencapai 806 penumpang, jauh lebih banyak daripada senja utama yang hanya menampung sekitar 500 penumpang.

"Fasilitasnya AC, kalau kemarin kan tidak. Harganya juga sama kok sekitar Rp 120 ribu hingga Rp 155 ribu," katanya.

Jadwal Senja Menoreh sama persis dengan kereta sebelumnya Senja Utama. Keberangkatan dari stasiun Tawang Semarang pukul 20.00 tepat.

Sumber: Tribunnews

Polres Perak Gelar Razia Truk Tak Layak Jalan


Surabaya - Polres Pelabuhan Tanjung Perak, melakukan razia truk-truk bobrok yang sudah tidak layak jalan, di Pos Polisi 52 Jalan Jakarta, Sabtu (22/9/2012).

Polisi menghentikan puluhan truk-truk yang melintas di Jalan Jakarta Perak Surabaya. Bagi truk yang dinilai tidak layak dilakukan tilang bahkan penahanan.

AKP Sumaryadi, Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mengatakan, truk-truk bobrok tersebut, selain memiliki potensi membahayakan pengendara lain, juga sering menjadi penyebab kemacetan.

"Truk-truk yang sudah tidak layak, akan kami tahan untuk sementara hingga pemilik bisa menunjukkan surat kelayakan," kata Sumaryadi.

Selain diperiksa fisik, truk juga diperiksa surat-suratnya dan surat bukti keterangan kelayakan uji berkala dari DLLAJ.

"Razia ini akan terus berkelanjutan, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Dishub untuk menindak truk-truk ini," kata Sumaryadi.

Ini juga merupakan peringatan bagi perusahaan-perusahaan ekspedisi untuk menggunakan truk yang layak jalan.

Sumber: Tribunnews

Pohon Tumbang Ternyata di Depan Rumah Dinas Panglima TNI


Jakarta - Sekitar pukul 12.30 siang, Sabtu (22/9/2012), sebuah dahan pohon di pekarangan rumah dinas pejabat pemerintahan, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat tumbang.

Menurut keterangan seorang petugas pertanaman DKI Jakarta, Sanusi, mengatakan bahwa tumbangnya dahan pohon tersebut lantaran sudah tua.

"Karena sudah tua, tidak bisa menahan bobot dan akhirnya patah," kata Sanusi.

Setelah dikonfirmasi kepada seorang petugas keamanan, ternyata pohon tumbang tersebut bukanlah di pekarangan rumah dinas Gubernur DKI Fauzi Bowo.

"Ini sih rumah dinasnya Panglima TNI," kata petugas yang enggan menyebutkan identitasnya itu.

Sampai saat ini, petugas pertanaman masih berusaha memotong dahan pohon yang kira-kira berdiameter 40 sentimeter. Disediakan juga tiga truk berwarna kuning milik dinas pertanaman untuk mengangkut potongan dahan itu.

Dahan pohon tumbang itu pun telah merusak enam motor pengunjung taman Suropati yang terparkir di seberang trotoar.

Sumber: Tribunnews

Damkar Ikut Evakuasi Pohon Tumbang

Dua Mobil Damkar Ikut Evakuasi Dahan Pohon Tumbang

Jakarta - Sampai pukul 14.30 siang, petugas pertamanan masih saja melakukan pembersihan terhadap dahan pohon yang tumbang di halaman samping rumah dinas Panglima TNI.

"Susah juga mas, dahannya besar dan bercabang," kata Sanusi, petugas Dinas Pertanaman Pemprov DKI Jakarta di lokasi tumbangnya dahan pohon, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2012).
 
Dua mobil dinas pemadam kebakaran, satu besar dan yang satunya light rescue juga ikut membantu para petugas dinas pertamanan yang nampaknya cukup kerepotan memotong dahan pohon.

Namun, petugas dinas pemadam kebakaran itu tidak lama membantu para petugas dinas pertamanan. Sekitar satu jam mereka meninggalkan para petugas dinas pertamanan.

Sampai saat ini, para petugas dinas pertamanan masih saja memotong dahan pohon menjadi potongan kecil. Mereka juga mulai membersihkan serpihan-serpihan pohon yang mengotori trotoar dan jalanan.

Sumber: Tribunnews

Menteri BUMN Akan Bekerja Sama Dengan Jokowi Bangun Underpass di Jakarta


Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan berencana bekerja sama dengan gubernur DKI Jakarta terpilih (Djoko Widodo/Jokowi) untuk membangun 24 jalan bawah tanah (underpass) pada perlintasan rel kereta api.

Menurutnya, pembangunan "underpass" ini untuk mengatasi kemacetan di wilayah yang dilintasi oleh Kereta Rel Listrik (KRL) milik PT KAI Persero. Contohnya, selama ini masyarakat pengguna roda empat sering mengalami kesulitan bila pintu lintasan rel KA tertutup.

"Nantinya, masyarakat secara luas dapat merasakan pembangunan 'underpass' ini," ungkapnya.

Diakuinya, pembangunan "underpass" ini baru dapat direalisasikan setelah Gubernur DKI yang segera terpilih diumumkan.

"Baru dapat direalisasikan setelah pelantikan Gubernur DKI baru," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Ignasius Jonan meminta Pemprov DKI Jakarta segera membangun "fly over" dan "underpass" di perlintasan kereta api.

Langkah ini dilakukan terkait dengan dioperasikannya secara resmi KRL Commuter Line.

Pembangunan "fly over" dan "underpass" bisa membantu frekuensi perjalanan kereta sehingga lebih cepat mencapai tujuan.

Saat ini, KAI sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk meminta agar pemerintah segera membangun "fly over" atau "underpass" di perlintasan kereta api.

Sumber: Wartakota

Truk Serempet Motor Polisi dan Terbalik Timpa Civic


Semarang - Sebuah truk pengangkut pasir batu bernopol F 9246 E kehilangan kendali saat menuruni jalan Prof Dr. Hamka, Semarang dan menimpa sebuah mobil sedan Honda Civic. Sebelumnya truk sempat menyerempet motor anggota kepolisian yang kebetulan melintas.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Salah satu saksi mata, Ahmad Maghfuran (22) mengaku melihat truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menyerempet Yamaha Xeon yang dikendarai seorang anggota polisi.

"Motor polisi yang diserempet tadi menabrak motor saya. Beruntung saya tidak apa-apa, tapi polisinya terluka karena tertindih motor," kata Ahmad di lokasi kejadian, Sabtu (22/9/2012).

Truk yang masih melaju dengan kecepatan tinggi tersebut oleng setelah menyerempet motor polisi. Dengan keadaan miring, truk tersebut langsung menindih sedan yang berhenti di pinggir jalan hingga terbalik. Warga pun panik karena di dalam mobil tersebut ternyata masih ada pengendaranya.

Melihat peristiwa tersebut, warga yang berada di lokasi langsung melakukan evakuasi. Mobil sedan bernopol AD 7124 BF itu dibalik dengan cara diangkat oleh sejumlah warga. Beruntung pengendara mobil, Suhardiman (56) hanya mengalami luka ringan meski sempat tergencet di dalam mobil.

"Tahu kalau ada truk dari belakang saat lihat spion. Tapi kejadiannya cepat dan saya hanya sempat mengerem agar tidak terseret," kata Suhardiman.

"Saya tidak bisa bergerak di dalam mobil, lalu minta tolong sama warga," imbuhnya.

Sementara itu menurut keterangan warga, usai kejadian, sopir truk melarikan diri. Namun dari informasi yang diperoleh, saat ini sopir sudah diamankan di Polsek Tugu Semarang.

Meski tidak ada korban jiwa, akibat peristiwa tersebut, jalan Prof Dr. Hamka macet dari arah Selatan. Hingga saat ini polisi dan beberapa warga masih berusaha mengevakuasi truk. Diduga saat kejadian truk mengalami rem blong.

Sumber: detik

Ibu -ibu Bhayangkari Menari Tor-tor di Lapangan Merdeka Medan


Medan - Sebanyak 2 ribuan ibu-ibu Bhayangkara Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menari tortor di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (22/9/2012) pagi. Tarian massa tersebut bentuk upaya melesatarikan budaya adat istiadat suku bangsa.

Tarian khas suku Batak ini digelar sejak pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Penari yang berasal dari keluarga besar Bhayangkari Polda Sumut membentuk formasi melingkar. Saat musik tortor dibunyikan, para penari mengayun lenggok secara bersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengatakan, tidak hanya suku Batak, seluruh lapisan masyarakat layak turut serta melestarikan budaya, adat istiadat suku bangsa.

"Tujuannya menjaga dan melestarikan budaya," sebut Wisjnu.

Sebelumnya, tarian tortor yang digelar massal ini direncanakan akan membuat rekor Muri. Namun gagal karena jumlah peserta tidak memenuhi target.

Sumber: detik

Pohon Tumbang Timpa 6 Motor di Depan Rumah Dinas Foke


Jakarta - Salah satu batang pohon beringin berdiameter 70 cm, yang berada di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, rubuh dan menimpa 6 sepeda motor yang parkir di bawahnya. Akibatnya sepeda motor tersebut megalami kerusakan cukup parah.
Di lokasi, Sabtu (22/9/2012), pohon yang berlokasi di depan rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke), itu tiba-tiba patah batang pohonnya sekitar pukul 12.15 WIB lalu, dan langsung jatuh menimpa sepeda motor. Tampak beberapa sepeda motor mengalami pecah di bagian body dan lampu depan. daun-daun dan ranting-ranting kecil menutupi sepeda motor tersebut. Ini diperkirakan karena usia pohon yang sudah cukup tua.

Selain itu, batang berdiameter sekitar 70 cm dan berdaun rimbun tersebut juga sempat mengenai bagian bumper depan sebuah mobil Honda Civic warna hitam yang sedan parkir. Mendapati hal itu, sang pemilik pun langsung membawa mobil tersebut meninggalkan lokasi.

HIngga pukul 12. 35 WIB, batang pohon besar tersebut masih dalam posisi menimpa sepeda motor. Belum ada upaya untuk, mengevakuasi batang tersebut karena bebannya yang berat.

Sementara itu, arus lalu lintas yang mengarah dari Jalan Teuku Umar menuju Masjid Sunda Kelapa terpaksa dialihkan ke jalan Syamsu Rizal, tepatnya di depan rumah dinas Foke. Petugas kemanan setempat tiba untuk mengamankan lokasi. Warga pun mulai berdatangan untuk melihat kejadian ini.

Foke sendiri sejak pagi berada rumah dinasnya. 20 Menit sebelum kejadian, Foke baru saja meninggalkan rumahnya dan melewati lokasi kejadian menuju bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, untuk melepas keberangkatan Presiden SBY ke New York.

Sumber: detik

Polsek Rappocini Ringkus Pasangan Sejoli Pelaku Curanmor


Makassar - Sepasang kekasih, Arman (23) dan Ayu (19) diamankan aparat Polsek Rappocini, di Jalan Rappocini Raya, Makassar, sekitar pukul 21.00 Wita, Jumat (21/9) malam tadi, karena tertangkap tangan membawa satu paket sabu serta alat hisapnya. Pasangan ini juga kedapatan membawa kunci letter T yang biasa dipakai mencuri sepeda motor.

Dua sejoli ini dicegat aparat Polsek Rappocini yang tengah berpatroli, karena gelagatnya mencurigakan. Saat keduanya diinterogasi di Mapolsek Rappocini, selain mengaku mengonsumsi sabu, keduanya juga mengakui bagian dari komplotan pencuri motor yang kerap beraksi di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Kapolsek Rappocini, Kompol Ahmad Mariadi, yang ditemui wartawan di kantornya, menyebutkan kedua pelaku adalah komplotan jaringan pelaku curanmor dari Kab. Jeneponto.

"Pelaku mengakui pernah beraksi di delapan lokasi, rata-rata lokasinya di tengah kota Makassar," ujar Mariadi.

Hingga saat ini keduanya masih ditahan di Mapolsek Rappocini, Jl Sultan Alauddin. Pihak Reskrim Polsek Rappocini berencana melakukan pengembangan untuk mengungkap rekan Arman, yang merupakan jaringan pencoleng sepeda motor, yang kerap meresahkan warga Makassar.

Sumber: detik

Contra Flow Akan Diterapkan di Jl. Yos Sudarso

lantas-2-sub
Jakarta - Satlantas Wilayah Jakarta Utara menerapkan pengendalian lalu lintas contra flow atau lawan arus di Jalan Yos Sudarso arah selatan, terkait pembangunan Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok NS.

Kendaraan yang diarahkan melalui jalan baru atau lokasi Contra Flow adalah kendaraan yang datang dari Jl. Enggano atau Terminal Tj. Priok. Sedangkan kendaraan yang datang dari Pos IX atau Jl. Sulawesi tetap diarahkan lurus melewati jalan lama.

Hasilnya pun efektif. Selama uji coba penerapan pengendalian lalu lintas dengan sistem lawan arus ini mampu mengurai kepadatan yang diakibatkan oleh pembangunan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok NS.

”Strategi contra flow ini efektif karena mampu mencairkan arus lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan. Ini dapat mendukung kegiatan ekspor-import yang melibatkan kendaraan-kendaraan besar yang melewati jalan Yos Sudarso ini,” ujar Wadir Lantas AKBP Drs. Wahyono, M.Hum saat mengontrol lokasi contra flow.

Dalam penerapannya sendiri, Kasat Lantas Jakarta Utara Kompol Tri Suhartanto dan Kanit Dikyasa AKP Endang Katmiati, SH, selalu berkoordinasi dengan pihak pelaksana Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok NS. Sehingga, segala sesuatu tentang atribut Contra Flow mulai dari marka, rambu, lampu penerangan, sosialisasi, dan juga dampak-dampak lainnya sudah diperhitungkan dengan matang.

Selanjutnya, Satlantas Wilayah Jakut juga telah melakukan koordinasi dengan Sat Pol PP agar melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi halte bayangan atau tempat menunggu para calon angkutan umum di lokasi Contra Flow. Dan atas kerja keras inilah penerapan contra flow tepat sasaran.

Namun, perlu untuk diketahui, kebijakan pengendalian lalu lintas dengan sistem lawan arus atau contra flow di Jalan Yos Sudarso arah selatan ini sifatnya sementara. Waktu yang diperkirakan, hanya akan dilaksanakan hingga pembangunan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok NS selesai.

Sumber: Poskotanews

Satlantas Polresta Bekasi Kota Jadikan Jl. M Hasibuan Kawasan Tertib Lalu Lintas

lantas-1-sub
Bekasi - Setelah jalan Ahmad Yani dan Djuanda, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Bekasi Kota menjadikan sepanjang jalan M Hasibuan, Kota Bekasi menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Untuk itu, Satlantas Polresta Bekasi Kota pun telah berkomitmen bersama seluruh stakeholder pemangku kepentingan untuk bahu membahu membangun Jl Hasibuan menjadi kawasan yang benar-benar tertib akan lalu lintasnya.

”Sebelumnya, jalan Hasibuan menjadi penyumbang pelanggaran lalu lintas tertinggi di Bekasi Kota. Setelah kita merubahnya menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas, alhamdulilah ada perubahan yang signifikan. Selain jumlah pelanggaran dan kecelakaan yang menurun, pengguna jalan juga makin tertib,” ujar Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, Kompol Iman Pribadi Santoso, Kamis (20/09/2012) saat meninjau lokasi KTL di Jalan Hasibuan.

”Hasil positif tidak terlepas dari peran serta seluruh stakeholder, baik itu Dishub, Satpol PP, Dinas Bina Marga dan Tata Air, Dinas Pertamanan Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum, dan tentunya juga masyarakat sebagai pengguna jalan. Terima kasih atas komitmennya menjadikan jalan Hasibuan lebih baik dan baik lagi,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Kadishub Bekasi Kota Supandi Budiman. Menurutnya, pihaknya juga berkomitmen tegas dalam menjadikan jalan Hasibuan menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas. “Bersama-sama Satlantas dan para stakeholder, kami terus melakukan upaya-upaya perbaikan, seperti membangun Ruang Henti Khusus (RHK), perawatan marka, pemasangan rambu, dan pembuatan yellow box. Dengan ini, selain fasilitas lalu lintas yang terus membaik, masyarakat juga kian disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan berkendara,” terangnya saat ditemui di Jl Hasibuan dalam rangka pemasangan rambu dan peninjauan lokasi KTL.

”Kami juga melakukan penertiban pedagang dan serta pengamen di jalan. Untuk pengemis, kami tertibkan dengan menitipkannya ke panti sosial,” timpal perwakilan Satpol PP Rosmadi Ediwijaya.

Selanjutnya, selain membangun KTL, Satlantas Polresta Bekasi Kota bersama para stakeholder juga berupaya keras dalam menekan angka kecelakaan di area black spot Jl Siliwangi. Beberapa upaya-upaya signifikan pun telah ditempuh. Selain penambahan jumlah personil, Satlantas juga bekerja sama dengan Dinas Bina Marga dan Tata Air serta Dinas Pertamanan Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum untuk memperbaiki fasilitas jalan.

”Sepanjang jalan siliwangi, kini telah dibangun median jalan. Dengan adanya median jalan, sisi keamanan dan keselamatan berlalu lintas akan lebih meningkat. Selain itu, rambu bahaya dan penerangan juga makin baik,” ujar Kadis Bina Marga dan Tata Air H. Momon Sulaeman, Msi.

Selanjutnya, seluruh stakeholder pemangku kementingan lalu lintas ini berkomitmen untuk terus bahu membahu membangun KTL jalan Hasibuan dan kawasan Black Spot jalan Siliwangi menjadi lebih baik. Tidak hanya angka kecelakaan dan pelanggaran yang berkurang, namun dapat membudayakan disiplin dalam berlalu lintas.

Sumber: Poskotanews

Prosedur Penerbitan dan Pengesahan SIM Internasional


Jakarta - Bagi anda yang ingin mengurus pembuatan SIM Internasional dan bagi Warga Negara Asing (WNA) yang akan mendapat pengesahan SIM Internasional, berikut prosedurnya:

Prosedur Penerbitan SIM Internasional

  •     Pemohon datang ke Korp Lantas Polri dan mendaftar pada petugas di Loket pendaftaran SIM Internasional.
  •     Kepada petugas pemohon menunjukkan KTP / KIT / KITAP / SIM Nasional dan Paspor asli, sah yang masih berlaku serta menyerahkan foto copynya dan pas foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 3 lembar berlatar belakang biru, khusus staf kedutaan melampirkan surat rekomendasi dari kedutaan.
  •     Petugas memeriksa persyaratan yang diajukan oleh pemohon
  •     Setelah persyaratan yang diajukan sudah lengkap, kemudian  pemohon diberikan formulir atau blanko registrasi “Permohonan SIM Internasional.
  •     Formulir atau blanko registrasi yang telah diberikan  petugas diisi dan ditanda tangani oleh pemohon di atas materai Rp. 6000,- dan selanjutnya diserahkan petugas untuk dilakukan registrasi.
  •     Pemohon melaksanakan pembayaran administrasi SIM Internasional ke Benma sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) SIM baru dan Rp. 225.000,- (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah) SIM Perpanjangan.
  •     Petugas Benma memberikan bukti pembayaran berupa kwitansi dan buku SIM Internasional yang masih kosong.
  •     Berkas SIM Internasional, kwitansi dan buku SIM Internasional diserahkan ke operator untuk dilakukan entry data.
  •     Entry data selesai dan dilakukan konfirmasi ulang terhadap Nama, alamat dan lainnya, agar tidak terjadi kesalahan, selanjutnya dilakukan produksi / pencetakan.
  •     Selesai produksi / pencetakan dilakukan legalisasi (stempel dan emboss).
  •     Penyerahan SIM Internasional kepada pemohon oleh petugas.
  •     Pengarsipan berkas SIM Internasional.


Prosedur Pengesahan SIM Internasional

  •     Pemohon datang langsung (dapat diwakilkan) ke Korps Lalu Lintas Polri Bid Regident Subbit Pengemudi bagian pelayanan SIM Internasional.
  •     Pemohon mendaftar pada petugas di Loket pendaftaran ‘’Pengesahan SIM Internasional bagi WNA’’ dengan menunjukkan SIM Internasional negara asal dan Paspor asli, sah yang masih berlaku berikut foto copynya serta pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar berlatar belakang putih.
  •     Petugas memeriksa persyaratan yang diajukan oleh pemohon lalu memberikan formulir atau blanko “Permohonan pengesahan   SIM Internasional bagi WNA’’.
  •     Formulir atau blanko yang diberikan petugas diisi dan ditanda tangani oleh pemohon di atas materai Rp. 6000,- dan selanjutnya diserahkan petugas.
  •     Petugas melakukan Registrasi dan legalisasi SIM Internasional Negara asal (Stempel / Cap & TTD).
  •     Petugas menyerahkan SIM Internasional Negara asal kepada pemohon yang telah selesai di Legalisasi serta melaksanakan pengarsipan berkas “Permohonan pengesahan SIM Internasional bagi WNA’’.
Kontak NTMC Polri:

     Telepon : 021-7948437
     SMS : 021-500669
     Hotline : 9119

     Website : www.lantas.polri.go.id
     Twitter : @ntmckorlantaspolri
     Facebook : ntmckorlantaspol
     Blog : http://ntmc-korlantaspolri.blogspot.com

Lokasi pembuatan:
Korlantas Polri
Jl. Letjen Haryono MT Kav 37-38
Jakarta 12770

Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalulintas



Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terus konsisten dalam upayanya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi pelopor keselamatan berkendara dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan. Salah satu upayanya adalah dengan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Dengan menanamkan tertib berlalu lintas sejak dini, maka disiplin berlalu lintas akan tercipta dengan sendirinya. Untuk itu, melalui Sie Dikmas Subdit Dikyasa, Ditlantas PMJ terus bekerja secara maraton dalam menanamkan tertib berlalu lintas kepada para pelajar dari satu sekolah ke sekolah yang lain.
.
Terkini, sekolah yang baru saja mendapat sosialisasi dan pelatihan keselamatan berkendara adalah pelajar dari tingkat SD hingga SLTA Mitra Pembangunan di wilayah Jeruk Purut, Jaksel, Selasa (18/09/2012) WIB. Seluruh siswa pun tampak aktif dalam sosialisasi dan pelatihan keselamatan berkendara ini.

Kompol Suzana Benyamin SH, Kasi Dikmas SubDit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya, mengatakan pihaknya selalu intens melakukan sosialisasi dari satu sekolah ke sekolah lain. Baik itu di tingkat SD, SLTP, maupun SLTA. ”Setelah ini masih ada tiga sekolah lagi yang akan kami kunjungi dalam rangka menanamkan cara tertib berlalu lintas sejak usia dini,” ujarnya.

Adapun materi yang disampaikan antara lain tentang peraturan lalu lintas dan upaya tertib berlalu lintas yang baik dan benar di jalan raya, seperti berkendara yang benar dengan memakai helm SNI dan sampai klick, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan HP saat berkendara dan yang paling penting tentu telah memiliki SIM, serta lain sebagainya. Simulasi praktek ujian mendapatkan SIM pun dilakukan di lapangan sekolah.

”Tata cara dan sopan santun dalam berlalu lintas adalah materi utama yang kami sampaikan. Ini penting karena untuk keselamatan. Selain itu kami berikan juga simulasi praktek ujian mendapatkan SIM untuk siswa yang akan menginjak usia 17 tahun,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Suzana juga membagikan buku yang berisi penjelasan mengenai pentingnya memiliki SIM terlebih dahulu sebelum berkendara. Buku yang dikemas dengan karakter-karakter lucu ini diharapkan akan membuat para siswa lebih tertarik untuk membaca dan memahami isi dan pesan yang tersirat didalamnya.

Selanjutnya, melalui sosialisai ini, pelajar dan masyarakat kita diharapkan dapat mengetahui dan mematuhi peraturan berlalu lintas dengan benar. “Harapan saya, dengan sosialisasi ini seluruh siswa dan masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya tertib berkendara sehingga kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas berkurang. Sebab kecelakaan selalu didahului oleh adanya pelanggaran,” tutupnya.

Sumber: Poskotanews

Isi Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Lalu Lintas (Lantas) Bhayangkara Dengan Upaya Pencegahan Laka Lantas



Sumedang - Sehubungan tingkat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Kab. Sumedang masih relatif tinggi, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Sumedang akan mengisi kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Lalu Lintas (Lantas) Bhayangkara dengan upaya pencegahan laka lantas. Bentuk kegiatannya, di antaranya dengan pemasangan spanduk, rambu-rambu portable tertib lalu lintas serta pembagian helm kepada para pengendara sepeda motor

“Peringatan HUT Lantas dimulai hari ini, Sabtu (22/9/12) dan Minggu (30/9/12) nanti. Selain upaya pencegahan laka lantas, kami pun menggelar kegiatan lainnya, seperti sepeda santai, donor darah, lomba safety ridding (berkendara yang aman) serta apel besar klub motor se-Sumedang,” kata Kasat Lantas Polres Sumedang, Ajun Komisaris Adanan, S.IK., di ruang kerjanya.

Menurut dia, relatif tingginya kejadian laka lantas, terlihat dari jumlah kasus laka lantas yang terjadi selama operasi “Ketupat Lodaya 2012” Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Jumlah kasusnya sebanyak 13 kasus yang menyebabkan 5 korban meninggal dunia, 19 korban luka ringan dan kerugian materi Rp 14,6 juta. Bahkan pascaoperasi “Ketupat Lodaya 2012” sampai sekarang, jumlah kasusnya meningkat menjadi 33 kasus. Kejadian tersebut, menyebabkan 10 korban meninggal dunia, 2 korban luka berat, 32 korban luka ringan dan kerugian materi Rp 91,3 juta.

“Faktor penyebabnya, bermacam-macam. Selain karena kelalaian pengendaranya, juga disebabkan ketidaklaikan kendaraan. Ditambah lagi faktor lingkungan, seperti jalan rusak, cuaca buruk serta minimnya rambu-rambu lalu lintas,” kata Adanan.

Guna menekan tingginya kasus laka lantas tersebut, menurut dia, Satlantas akan mengisi kegiatan HUT Lantas dengan memasang spanduk besar di jalur Jalan Cadaspangeran yang dinilai rawan kecelakaan. Spanduk tersebut bertuliskan imbauan agar para pengendara berhati-hati ketika melewati jalur Cadaspangeran. Selain itu, memasang 20 rambu-rambu portable supaya truk-truk besar yang melewati jalur Cadaspangeran tidak konvoi. “Upaya ini untuk mencegah terjadinya kemacetan serta kecelakaan,” ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, HUT Lantas itu pun akan diisi dengan “Apel Besar Klub Motor se-Sumedang” di Alun-alun Sumedang, Minggu (30/9). Acara itu akan diikuti 23 klub motor yang terdaftar di Ikatan Motor Indonesia (IMI). Apel besar itu, akan diisi pembacaaan ikrar klub motor di hadapan masyarakat. Mereka berikrar tidak terlibat aksi anarkis berandal motor yang meresahkan masyarakat. Selain itu, menolak segala bentuk kekerasan hingga Sumedang terbebas dari berandal motor. “Kepanitiannya kami serahkan kepada klub motor. Acaranya akan diisi dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tutur Adanan.

Sumber: Pikiran Rakyat

Bus Terperosok di Purbaleunyi, Penumpang Panik



Jakarta - Bus Primajasa terperosok dan mogok di Tol Padalarang-Cileunyi, arah Jakarta-Bandung, km 131. Kecelakaan ini terjadi pukul 22.30 WIB, diduga terjadi karena sopir yang mengantuk berusaha menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya.

"Sebabnya karena sopirnya ngantuk, terperosok masuk parit menghindari kendaraan di depannya karena tidak menjaga jarak" terang Oka, petugas Jasa Marga, saat dihubungi wartawan via telepon, Sabtu (22/9/2012) dini hari.

Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, kecelakaan ini sempat membuat penumpang panik. Akhirnya, Bus Primajasa kembali melanjutkan perjalanannya.

"Penumpang sempat panik, tapi kemudian sudah bisa kembali melanjutkan perjalanan karena dievakuasi oleh derek Jasa Marga," pungkas Oka.

Sumber: detik

Tabrak Truk di Tol Purbaleunyi, Korban Dibawa ke RS


Jakarta Kecelakaan terjadi di Tol Padalarang-Cileunyi Km 97.200 antara Honda Freed nopol D 474 BS dan truk yang belum diketahui identitasnya. Kecelakaan tersebut menimbulkan korban. Namun, belum diketahui nasib korban tersebut.

"Untuk korban sendiri sampai sekarang masih belum jelas identitas dan jumlahnya satu atau dua orang. Karena tadi begitu ambulan datang korban sudah dibawa ke rumah sakit oleh mobil yang kebetulan melintas," kata salah seorang petugas Jasa Marga, Idam, saat dihubungi wartawan, Sabtu (22/9/2012).

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB, Jumat (21/9). Saat peristiwa terjadi, Honda Freed tengah melaju dan tiba-tiba menabrak truk yang ada di depannya.

"Truknya sendiri tetap melaju," ujar Idam.

Menurut Idam, kecelakaan diduga karena pengemudi Honda Freed mengantuk. Usai menabrak, Honda Freed itu kemudian terbalik di lajur satu dan mengalami kerusakan di bagian depan kendaraan. Kecelakaan ini sempat mengakibatkan kemacetan sepanjang 500 meter.

Sumber: detik

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger