Headlines News :

Dua Insiden Kecelakaan dalam Tol Pluit

Written By NTMC on Senin, 02 Januari 2012 | 15.33

JAKARTA - Kecelakaan terjadi di dalam tol Pluit Km 27 pada  pagi sekitar pukul 10.55 WIB.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Jazari, mengatakan, dua kendaraan yang tabrakan yakni sebuah truk boks dan Toyota Avanza B 8711 VV, Senin (2/12/2011).

Sementara dua kendaraan yang mengalami kecelakaan saat ini sudah dievakuasi. Tak ada korban jiwa akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas sempat terhambat namun setelah dievakuasi, lalu lintas mulai pukul 11.30 sudah kembali lancar.

Selain kecelakaan tol arah ke Bandara, kecelakaan serupa juga terjadi di tol dalam kota Km 23 Pluit arah ke Tanjung Priok pada pukul 10.30 WIB. Dua kendaraan saling tabrak di lokasi itu, yakni Kijang B 8778 FY dengan Truk R 1861 AE.

"Untuk kecelakaan Km 23 juga tidak ada korban jiwa, hanya materi saja. Truk betanggung jawab membawa Kijang ke bengkel, selesai musyawarah di tempat," kata Jazari.

Jadwal Bus Samsat Keliling Januari 2012

YOGYAKARTA. Inilah jadwal bus Samsat Keliling bulan Januari 2012

* Minggu pertama
   Senin, 2/1/2012 : Kecamatan Seyegan, Sleman
   Selasa, 3/1/2012 : Pasar Sentolo, Kulonprogo
   Rabu, 4/1/2012 : Kelurahan Imogiri, Bantul
   Kamis, 5/1/2012 : Kecamatan Gamping, Sleman
   Jumat, 6/1/2012 : Jembatan Gembiraloka, Yogyakarta

 * Minggu kedua
   Senin, 9/1/2012 : Kecamatan Mlati, Sleman
   Selasa, 10/1/2012 : Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo
   Rabu, 11/1/2012 : Kecamatan Pandak, Bantul
   Kamis, 12/1/2012 : Kecamatan Minggir, Sleman
   Jumat, 13/1/2012 : Jembatan Gembiraloka, Yogyakarta

 * Minggu ketiga
   Senin, 16/1/2012 : Kecamatan Playen, Gunung Kidul
   Selasa, 17/1/2012 : Kecamatan Lendah, Kulonprogo
   Rabu, 18/1/2012 : Kecamatan Kretek, Bantul
   Kamis, 19/1/2012 : Terminal Pakem, Sleman
   Jumat, 20/1/2012 : Jembatan Gembiraloka, Yogyakarta

 * Minggu keempat
   Senin, 23/1/2012 : Libur Tahun Baru Imlek
   Selasa, 24/1/2012 : Kecamatan Brosot, Gunung Kidul
   Rabu, 25/1/2012 : Kecamatan Sedayu, Bantul
   Kamis, 26/1/2012 : Kecamatan Ngemplak, Sleman
   Jumat, 27/1/2012 : Jembatan Gembiraloka, Yogyakarta

 * Minggu kelima
   Senin, 30/1/2012 : Kecamatan Panggang, Gunung Kidul
   Selasa, 31/1/2012 : Pasar Sentolo, Kulonprogo 

Penjelasan disampaikan oleh: 
 Drs Widianto
 Kepal Seksi Pajak Daerah
 Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset
 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Jalan Pandanaran, Semarang, Padat Merayap

SEMARANG - Arus lalu lintas di ruas Jalan Pandanaran, Semarang, Jateng, tepatnya di seputar pusat oleh-oleh, padat merayap.  Padatnya arus lalu lintas dari arah kawasan Simpang Lima menuju kawasan Tugu Muda, diakibatkan banyaknya mobil yang terparkir di sisi kiri jalan tersebut, Senin (02/1/2012).

Pemilik mobil-mobil pelat nomor luar kota Semarang, misalnya Jakarta, Surabaya, Pekalongan, Cirebon dan Banten, sedang membeli oleh-oleh. Mereka memadati ruas jalan protokol tersebut dan menyita separuh badan jalan.

Pihak Dishubkominfo Semarang, yang sudah memberlakukan tiga lajur dari arah Simpanglima dan satu lajur dari Tugu Muda, tidak mampu mengatasi kepadatan.  Pengendara sepeda motor dan roda empat, diharap berhati-hati saat melewati kawasan tersebut karena selain jalan licin karena guyuran hujan juga banyak mobil yang masuk-keluar dari area parkir.

Mobil SIM Keliling Ada di Jl Ki Maja

LAMPUNG -Mobil pelayanan SIM keliling Polresta Bandar lampung berada di Jalan Ki Maja, Way Halim, Kedaton, Selasa (2/1/2012). Pelayanan mobil SIM ini melayani perpanjangan SIM A dan SIM C.

Syarat yang harus dipenuhi pemohon: KTP asli dan fotokopi. Selain itu, tunjukkan masa berlaku SIM yang sudah habis masa berlakunya, dan surat keterangan sehat dari dokter.

Layanan SIM keliling ini hanya melayani warga ber-KTP Bandar Lampung dan yang SIM-nya dikeluarkan Polresta Bandar Lampung.

Malam Tahun Baru: Lima Korban Akibat Lakalantas

GORONTALO- Insiden kecelakaan saat perayaan pesta pergantian tahun, sedikitnya melibatkan lima korban akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Gorontalo, Senin (2/1/2012).

Meski tak ada korban jiwa dan hanya mengalami luka sobek serta lecet namun kelima korban hingga saat ini masih membutuhkan perawatan intensif dari pihak RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo.

Selain lima korban lakalantas, tim medis RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo mengatakan terdapat satu korban ledakan petasan.

Tips Aman Berkendara Dengan Sepeda Motor

1. Siapkan Sepeda Motor Anda.
Jangan berperang dengan pedang yang rusak makanya periksa motor anda sebelum mulai berkendara kalau ada suku cadang yang perlu diganti, jangan menunggu, gantilah kalau ada yang perlu diperbaiki, langsung perbaiki jangan pernah menganggap enteng masalah-masalah yang ditemukan karena bukan cuma akan mengganggu proses perjalanantapi juga bisa membahayakan keselamatan.


2. Gunakan Pelindung Diri.
Entah itu helm, jaket, sarung tangan, sepatu, dll jangan pernah tidak peduli dengan penggunaan hal-hal tersebut anda tidak pernah tau, bagian tubuh mana yang akan cidera saat terjadi kecelakaan dan anda tidak pernah tau kapan kecelakaan akan terjadi jadi. Lindungi diri anda dari kepala sampai kaki.


3. Berusahalah untuk Gampang Terlihat.
Pakailah perlengkapan yang gampang terlihat lebih baik lagi bila bisa merefleksikan cahaya (flourescent) begitu juga dengan warna dari bagian-bagian motor ini akan membantu anda untuk gampang terlihat oleh pengguna jalan lain.


4. Jaga Jarak.
Selalu jaga agar ada jarak aman di sekeliling motor, bukan cuma utk menjaga bila kendaraan di depan dan di sekeliling tiba-tiba berhenti tapi juga untuk menghindari road hazzard yg tiba-tiba muncul karena sebelumnya tak terlihat.


5. Bersiap Menghadapi Kecelakaan.
Setiap kali berkendara, bersiaplah menghadapi segala kemungkinan terburuk termasuk kecelakaan dengan konsep ini, anda akan lebih berhati-hati dan akan berkendara secara defensif. Berhatilah di setiap belokan, persimpangan, lalu lintas dari arah berlawanan dan tempat-tempat ramai yang dilewati (pasar, sekolah, dll).


7. Bila Mungkin, Hindari Berkendara di Malam Hari.
Ya betul, di siang hari saja, motor relatif lebih sulit terlihat apalagi di malam hari.


8. Ride Your Own Ride.
Jangan coba berkendara untuk gaya-gayaan, jangan juga untuk membuat orang terkagum-kagum, sadari kemampuan diri dan selalu ingat untuk memprioritaskan keselamatan bukan yg lain.


Jangan pernah berhenti berusaha berkendara dng santun, tertib, aman dan nyaman kampanyekan terus cara-cara berkendara yang lebih defensif dan elegan.

Tips Mengemudi Ketika Hujan Deras


Hujan deras sering disalahkan menjadi penyebab kecelakaan. Banyak kecelakaan seperti ini bisa dicegah, jika pengemudi menyadari perbedaan mengemudi di cuaca cerah atau hujan.
Ketika hujan jalanan basah, resapan air ke aspal menyebabkan ban kehilangan traksi. Hujan juga menyebabkan berkurangnya persepsi pengemudi (sulit melihat menembus hujan) dan juga menurunkan daya pandang karena air menutupi lampu, jendela, dan kaca depan/belakang. Kebanyakan orang menyadari untuk mengemudi lebih lambat ketika hujan, selain itu ada beberapa kiat yang semoga dapat membantu Anda dan pengemudi sekitar Anda.
Hati-hati terhadap jalan yang lama kering dan ramai. Selama kering, oli dan lemak menempel di jalan. Akan tercampur dengan air ketika hujan turun, dan jalanan akan menjadi licin. Kalau hujannya lama, oli tersebut lama-kelamaan akan larut. Akibatnya, beberapa jam pertama akan sangat berbahaya.
Biarkan lebih lambat sampai. Anda sebaiknya melambatkan kendaraan Anda ketika jalanan basah. Harap diperhatikan lalu lintas kendaraan lain pun akan melambat. Ada kemungkinan juga rute yang Anda rencanakan terkena banjir atau macet. Apapun alasannya, buru-buru beresiko tinggi.
Mengerem lebih cepat dan dengan kekuatan yang lebih kurang dari biasanya. Hal ini selain memanjangkan jarak berhenti Anda dengan mobil di depan Anda, juga untuk memberitahu mobil di belakang Anda bahwa Anda melambat.
Kebanyakan jalan agak memuncak ke tengah, yang berarti air akan otomatis mengalir ke pinggir jalan. Jika mungkin, Anda sebaiknya tetap di tengah untuk menghindari genangan air yang dalam.
Jangan gunakan cruise control (untuk mobil yang ada fasilitas ini). Cruise control menyebabkan pengemudi menjadi kurang sigap dan kaki Anda dijauhkan dari pedal - bukan ide bagus ketika kecepatan reaksi sangat penting.
Jika Anda melihat genangan air yang luas di depan, sebaiknya Anda memutar atau mencari rute lain. Percikan air ke mesin Anda dapat mempengaruhi sistem elektronik internal. Selain itu, sebuah lubang besar bisa saja ada di dalam genangan tersebut, yang dapat merusak ban atau suspensi Anda. Jika Anda tidak dapat memperkirakan kedalamannya, atau genangan tersebut sudah menutupi trotoar, hindari saja.
Jangan mencoba untuk menyeberangi arus banjir. Anda dapat bermasalah bila berat mobil Anda lebih kecil dari daya arus air yang mengalir. All-wheel drive juga tidak membantu bila mobil Anda terdorong ke samping.
Setelah menyeberangi genangan air, tekan sedikit pedal rem Anda untuk mengeringkan air dari rotor Anda.
Hidupkan lampu depan, walaupun masih ada cahaya sedikit. Itu membantu Anda melihat jalan, dan lebih penting lagi, membantu pengendara lain melihat Anda. Akan tetapi, jangan menghidupkan lampu jauh ke arah hujan deras atau kabut. Itu akan lebih mengacaukan pandangan Anda, karena cahaya lampu akan dipantulkan kembali ke Anda oleh curahan hujan. Jika mobil Anda dilengkapi lampu kabut, ini akan sangat membantu, karena akan menambah cahaya ke jalan dan mobil Anda akan terlihat.
Perhatikan para pejalan kaki. Pengamatan para pejalan kaki tidak seperti hari cerah. Mereka menjadi kurang mendengar bunyi mobil karena suara hujan akan mengacaukan indera mereka. Jadi perhatikan benar-benar pejalan kaki.
Jika hujan terlalu deras dan Anda tidak bisa melihat mobil di depan Anda, sebaiknya Anda berhenti dan menunggu reda.
Ikuti mobil di depan Anda. Biarkan dia membuat jalur bagi Anda melalui genangan air.
Jaga jarak dengan truk dan bus. Ban mereka yang besar dapat menyebabkan percikan air yang dapat menutupi pandangan Anda. Hindari untuk mendahului, tetapi jika Anda harus mendahuluinya, lakukan dengan secepat dan seaman mungkin.
Hilangkan kabut di kaca mobil Anda. Hujan akan cepat menyebabkan kabut di kaca mobil Anda. Hidupkan tombol defrost depan dan belakang sambil AC tetap hidup.
Jika Anda berada di atas genangan air, jangan mengerem atau membelok tiba-tiba, atau Anda dapat tergelincir. Lepaskan pedal gas perlahan dan setir lurus hingga roda mendapat traksi lagi. Jika Anda harus mengerem, tekan sedikit pedal rem (kecuali jika mobil Anda menggunakan rem ABS, maka Anda bisa menekan penuh).
Lakukan tindakan pencegahan untuk memastikan mobil Anda siap menghadapi hujan. Jagalah kondisi mobil Anda. Rem, tekanan ban, dan operasi defrost diperiksa secara teratur sehingga Anda akan siap untuk menghadapi jika ada hujan.
Mobil sekarang sudah dilengkapi rem ABS dan fitur keamanan seperti kontrol traksi dan kontrol stabilitas, dan all-whell drive semakin populer. Kontrol traksi membantu Anda mempertahankan grip dengan cara mengerem ban yang tidak ada traksi. Sementara itu kontrol stabilitas memantau input kemudi Anda, membantu rem dan/atau mengurangi tenaga mesin sesuai yang dibutuhkan agar Anda tetap di jalur yang Anda inginkan.
Ban mobil sebaiknya gunakan yang semua-musim. Ban mobil dicocokkan dengan gaya mengemudi Anda dan jenis mobil yang Anda gunakan. Pastikan wiper Anda dalam kondisi yang bagus dan berfungsi dengan baik.
Di dunia yang ideal dan sempurna, saat hujan kita akan duduk-duduk di kafe atau di rumah. Kenyataannya Anda mungkin masih harus berangkat kerja. Melakukan tindakan pencegahan dan mengemudi dengan teknik mengemudi di saat hujan akan menjaga Anda agar tidak basah kuyup dan terdampar di trotoar jalan, menunggu mobil derek.

Kronologis Kecelakaan Bus PO Sumber Kencono

SURABAYA - Insiden kecelakaan yang menimpa Bus PO Sumber Kencono di Jalan Raya Madiun-Surabaya 154-155, Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur,  menewaskan enam orang dan puluhan lainnya luka-luka.

Dinas Perhubungan (Dishub) Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (LLAJR) langsung menerjunkan tim gabungan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim terdiri dari Dishub LLAJR Jatim, Dirlantas Polda Jatim, serta jajaran kepolisian Madiun.

Kadishub LLAJR Jatim Wahid Wahyudi memaparkan kronologis kecelakaan tersebut. Sebelum tragedi itu, bus melaju dari arah Surabaya dengan kecepatan 100 Km/Jam. Sementara itu dari arah berlawanan melaju kendaraan roda dua dengan cara berbanjar di jalan raya.

Di lokasi kejadian, bus menabrak salah satu roda dua hingga terseret sepanjang 50 meter. Usai menabrak, sopir langsung banting setir ke kiri mengenai bahu jalan dari tanah yang belum padat.

"Hal itu terlihat ada jejak roda Bus dengan dalam 10 centimeter dan panjang 53 meter," jelasnya, Senin (2/1/2012).

Karena takut masuk sawah sopir kembali membanting setir ke kanan hingga masuk ke jalan lawan. Karena kecepatan yang tidak terkendali bus sempat menabrak warung namun sopir berusaha mengendalikan laju bus dengan membating lagi setir ke kiri lagi hingga bus terpelanting dan jatuh ke bagian kanan. "Kondisi kaca samping kanan dan kaca depan busa hancur total," tegas Wahid.

Atas kejadian ini, Penyidik Unit Laka Lantas Polres Madiun resmi menetapkan pengemudi bus Sumber Kencono, Agus Widodo, sebagai tersangka. Agus dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

TransJakarta koridor XI jurusan Pulo Gebang- Kampung Melayu Masih Lengang

JAKARTA - Situasi jalur bus TransJakarta koridor XI jurusan Pulo Gebang- Kampung Melayu masih tampak lengang, Senin (02/01/12).

Di halte pemberhentian terakhir kantor Walikota Jakarta Timur, juga terlihat sepi, belum terjadi penumpukkan penumpang seperti yang terjadi pada koridor busway lainnya.

Sejumlah penumpang terlihat mengamati papan rute bus dan mengelilingi halte yang dilengkapi fasilitas bagi penyandang disabilitas atau orang yang memiliki keterbatasan.Menurut Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Benhard Hutajulu, pada koridor XI ini, akan dioperasikan sebanyak 21 unit bus yang semuanya adalah bus gandeng.

"Itu sama artinya dengan 42 Bus single," ujar Benhard.

Tapi sampai hari kelima ini menurut Setiyoko, Pengendali di halte Walikota Jakarta Timur, jumlah bus yang dioperasikan baru 14 unit, terdiri dari empat bus gandeng, dan 10 bus single

"Rencananya memang 21 Bus yang di operasikan tapi belum tahu kapan, ini kan masih baru," ujar Setiyoko.

Jadwal Layanan Samsat Keliling Wilayah Polda Jawa Timur Senin, 02 Januari 2012

Jawa Timur- Bagi Anda yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, bisa mendatangi layanan SAMSAT keliling di:
  1. Polres Gresik, Simpang 3 Tengger Manyar & BRI crème
  2. POlresta Kediri, Kantor Pos Kota Kediri, pkl:08.00 s/d selesai
  3. Polres Lumajang, Depan Pasar Klakah Lumajang, pkl:08.00 s/d selesai
  4. Polres Sumenep, Kecamatan Bluto, pkl:08.00 s/d 10.00 wib
    Khusus melayani perpanjangan SIM A dan SIM C dengan syarat jika SIM mati, maksimal 1 tahun
    Khusus melayani perpanjangan STNK dan pembayaran pajak tahunan dengan syarat lengkap, tidak denda dan tidak blokir.

Jalan Umban Sari Rumbai Rusak dan Berlubang

Pekanbaru - Dimulainya kembali aktivitas para pelajar, suasana Lalulintas pagi di jalan Umban Sari Rumbai kembali ramai. Namun padatnya arus lalulintas tersebut tak didukung oleh sarana jalan yang memadai. Kondisi jalan yang berlubang membuat kendaraan harus berjalan merangkak. 

Terdapat sekitar 500 meter jalan yang rusak. Padahal jalan tersebut terletak di depan kampus megah, Politeknik Caltex Riau (PCR)  milik perusahaan minyak raksasa, yang selama ini beroperasi disana. 

Sepanjang kurang lebih 200 meter jalan yang ada di depan kampus tersebut tampak parah. Beberapa kali dilakukan penimbunan, namun hal tersebut tak memaksimalkan. Apalagi jalan yang kini bisa tembus ke arah Arengka II ini sering dilalui kendaraan besar dan berat, Senin (2/1). 

Kondisi Sampah di Bahu Jalan Membuat Pengguna Jalan Terganggu

MAKASSAR - Kondisi sampah yang menumpuk dibahu jalan terjadi di Jl Malengkeri, misalnya tepat di depan perumahan TVRI, bahu jalan di wilayah itu menjadi tempat sampah sementara, Senin (02/01/12).

Pengguna jalan  harus memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari tumpukan sampah ketika kendaraan berpapasan. Bahkan, tak kurang diantara pengendara harus menutup hidung lantaran sampah yang menumpuk mengeluarkan bau tak sedap.

Angka Kecelakaan di Banyumas Meningkat, Pengguna Jalan Diimbau Agar Tertib Berlalulintas

PURWOKERTO - Peningkatan angka kecelakaan lalulintas selama tahun 2011 di Banyumas, Jawa Tengah mencapai 582% atau hampir enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia (MD) juga meningkat meningkat sampai 332%.
 
Kapolres Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Untung Widiyatmoko mengatakan lonjakan kasus lakalantas tersebut cukup significant dan menonjol dibandingkan peningkatan kasus lainnya.

“Jumlah angka kecelakaan tahun 2010 hanya tercatat 152 kejadian, sementara tahun 2011 melonjak menjadi 1.037 kejadian. Peningkatannya cukup signifikan,” kata Kapolres Untung dalam evaluasi akhir tahun pada Sabtu (31/12) lalu.
 
Peningkatan jumlah angka kecelakaan secara otomatis juga menaikkan jumlah korban. Khusus untuk korban meninggal dunia pada tahun 2011 mencapai 281 orang padahal tahun sebelumnya hanya 65 orang.

"Korban meninggal di tahun 2011 melonjak 332% jika dibandingkan dengan tahun 2010,”ujarnya. Ia menambahkan jumlah kerugian material tahun 2011mengalami peningkatan menjadi Rp 1,5 miliar atau naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp727 juta.
 
Menurut Kapolres, ada sejumlah faktor mengapa angka kecelakaan di jalan raya meningkat cukup signifikan. Menurut kapolres setidaknya ada tiga faktor, pertama keharusan melaporkan peristiwa lakalantas ke tingkat Polda Jawa Tengah meskipun kasusnya kecil. Faktor kedua adalah semakin meningkatnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor sedangkan jalan raya yang dilewati tidak berubah secara signifikan, misalnya kurangnya adanya pelebaran jalan.

"Penyebab lainnya adalah tidak tertibnya pengguna kendaraan bermotor. Pelanggaran adalah awal dari kecelakaan. Karena itu kami himbau masyarakaat untuk tertib berlalulintas," pungkasnya.

Lalin Jalur Gunung Gumitir Berangsur Normal

JEMBER - Kondisi longsor yang terjadi di arus lalu lintas di jalur gunung Gumitir Jember, kini sudah berangsur normal kembali.

Situasi siang ini, pohon tumbang yang menyebabkan kemacetan telah di evakuasi.

Sebelumnya, sekitar tiga jam, sejak sekitar pukul 06.00 WIB ratusan kendaraan  terjebak kemacetan panjang di jalur provinsi penghubung Jember dan Banyuwangi tersebut dan kini arus lalulintas telah berangsur normal kembali, Senin pagi (2/1).

YLPK: Perusahaan Otobus Segera Benahi Sistem Angkut Penumpang

SURABAYA- Dampak dari kecelakaan maut yang memakan enam korban jiwa di jalan raya Surabaya-Madiun oleh bus Sumber Kencono, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim mendesak agar hal tersebut segera ditangani. 

YLPK Jatim pun mendesak pemerintah segera mencabut izin usaha bus itu dan membenahi sistem angkut penumpang yang diterapkan semua Perusahaan Otobus (PO).

Ketua YLPK Jatim, Said Sutomo menjelaskan, pihaknya sangat prihatin dengan kecelakaan yang terjadi di Desa Jeruk Gulung Kecamatan Balerejo Madiun. Kecelakaan itu terjadi karena bus Sumber Kencono berusaha menghindari sepeda motor Jupiter yang bergerak dari arah berlawanan. 

"Pada 2011 lalu, sudah lebih dari 3 kecelakaan yang terjadi. Sekarang ditambah dengan kecelakaan ini tepat tahun baru," jelasnya kepada Surya, Minggu (1/1/2012).

Diutarakan, adanya kejadian ini membuat Sumber Kencono bukan lagi sarana transportasi, melainkan mesin pembunuh konsumen, dan sepertinya pemerintah melakukan pembiaran ini, dengan hanya mencabut izin trayek saja. Padahal sudah seharusnya top management bus itu yang harus bertanggungjawab dengan mencabut izin usahanya. Ini sesuai dengan UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. 

"Dalam pasal 8 dijelaskan perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha, antara lain: memperdagangkan jasa tak sesuai dengan standar dalam perundang-undang, ancaman selain sanksi administratif cabut izin usaha, juga pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda Rp 2 M," tuturnya.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga meminta agar pemerintah pusat atau propinsi segera mengevaluasi dan membenahi sistem angkut penumpang yang dilakukan PO. Dari pengalaman yang ada sebagian PO masih menerapkan sistem target setoran pada sopir, serta target jarak tempuh perjalanan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP).


Jalan Sudirman Siang Ini Tidak Terjadi Kemacetan


JAKARTA - Lalu lintas jalanan Kota Jakarta khususnya Jl Sudirman pusat perkantoran siang hari ini tampak lengang, kemacetan biasanya terjadi pada jam makan siang.

Tidak ada kemacetan di kawasan Sudirman. Padahal sejak pagi, Jakarta diguyur hujan. Biasanya pada siang hari apalagi usai turun hujan, kemacetan kerap terjadi di kawasan Sudirman.

Hari ini, pengendara dapat leluasa melaju hingga kecepatan 80 km per jam. Dari pantauan tampak juga, pengerjaan gorong-gorong di sekitar jalan Sudirman tak menyebabkan kemacetan, Senin (2/1/2012)

Polda Jabar Catat 15 Lakalantas

BANDUNG - Dirlantas Polda Jabar mencatat adanya  15 kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

Dari data yang ada, delapan lakalantas tersebut di antaranya terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor Garut lima kejadian, dan tiga kejadian di wilayah hukum Kepolisian Resor Purwakarta.

“Pada perayaan malam tahun baru, terjadi lima kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Polres Garut, dan tiga di Polres Purwakarta. Satu diantaranya meninggal dunia. Yang di tol jagorawi, ternyata ditangani unit PJR Mabes Polri,” kata Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bimo Anggoro Seno.

Dari 15 kejadian lakalantas tersebut, diketahui ada 19 korban. Dengan perincian, korban meninggal dunia satu orang. Lalu luka berat enam orang, dan luka ringan sebanyak 12 orang.

Tidak hanya korban luka-luka dan meninggal dunia, namun  ada kerugian materi dari lakalantas di dua wilayah tersebut, yaitu sebesar Rp 29.850.000. Pelanggaran yang baru tercatat selama malam tahun baru sekitar 25 pelangaran.

Sebelumnya, pada perayaan Natal (25/12) lalu, tercatat dua kejadian lakalantas di wilayah hukum Polda Jabar. Dan mengakibatkan tiga korban. Satu korban meninggal dunia, dan, dua orang luka ringan.

Kerugian materi yang diakibatkan pada lakalantas tersebut Rp 550.000. sementara itu untuk pelanggaran, sebanyak 684 buah.


Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar) Irjen Pol Putut Eko Bayuseno juga mengungkapkan, meski situasi dan kondisi aman dan terkendali jelang pergantian tahun. Namun ada satu kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan satu keluarga tewas di Tol Jagorawi.

"Kami belum mendapat data rinci nya. Hanya informasinya, di Wisma Tugu, Cisarua, Puncak satu keluarga, ayah, ibu, dan satu anak. Kami prihatin dan turut berduka, 3 orang tewas. Sedan yang mereka tumpangi menabrak truk di Tol Jagorawi KM 30.700 arah Jakarta-Bogor. Jelasnya, nanti kami informasikan kembali," kata Kapolda yang didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas)Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul usai meninjau pengamanan tahun baru di Mapolrestabes Bandung, Sabtu (31/12).


Hujan Sebabkan Longsor, Lalin Pegunungan Kumitir Macet


JEMBER - Hujan deras selama dua hari berturut-turut mengguyur Kota Banyuwangi, akibatnya longsor pun terjadi diperbatasan Jember-Banyuwangi. Ratusan kendaraan terjebak dalam kemacetan panjang di jalur pegunungan Kumitir, Senin (2/1/2012).
Kemacetan ini disebabkan adanya longsor yang menutup dua arah jalur kendaraan. Info dari masyarakat sekitar, longsor sempat menimpa Honda Civic. Saat ini tengah dilakukan pembersihan jalan.

Pembayaran Pelayanan Pajak Bermotor Bisa Gunakan E-Samsat

SURABAYA- Pembayaran Pajak kendaraan Bermotor seluruh Jatim bisa memanfaatkan layanan E-Samsat. buka layanan internet http://www.esamsat.jatimprov.go.id/
Petunjuk :

a) Pilih Kota dimana anda meregistrasikan kendaraan bermotor anda terlebih dahulu;
b) Kemudian pilih lokasi Samsat dimana anda mendaftarkan kendaraan bermotor anda;
c) Lalu masukkan Nomer Polisi (Nomer Registrasi ) kendaraaan bermotor anda;
d) Jangan lupa masukkan Kode yang tertera pada gambar;
e) Tekan tombol 'Cari', tunggu beberapa saat untuk melihat identitas dan besar Pajak Kendaraan Bermotor anda.
f) Atau Tekan tombol 'Beranda', untuk kembali ke halaman utama / awal.
selanjutnya :
1) Informasi disamping adalah identitas kendaraan bermotor anda beserta besaran Pajak Kendaraan Bermotor, Jasa Raharja, dan Parkir Berlangganan;
2) Klik tombol Bayar jika anda ingin melakukan proses pembayaran kewajiban kendaraan bermotor anda;
3) Atau klik tombol Tidak untuk kembali ke halaman utama.

Untuk keamanan bertransaksi, siapkan Nomor Rangka dan BPKB yang terdapat dalam STNK kendaraan anda
• Masukkan No Rangka dan Nomor BPKB Kendaraan Bermotor anda untuk validasi terhadap kendaraan yang akan anda bayarkan;
• Kemudian pilih lokasi Samsat untuk mengambil notice Pajak yang telah anda bayarkan, dengan memilih Kota lokasi Samsat yang akan anda tuju terlebih dahulu;
• Lalu pilih di Bank mana anda ingin membayar;
• Pilih juga Layanan yang disediakan oleh bank yang telah anda pilih sebelumnya untuk membayar kendaraan anda;
• Setelah semua form anda isi, klik tombol Pengajuan Kode Bayar untuk mendapatkan Kode Bayar yang dapat anda gunakan untuk melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di layanan bank yang telah anda pilih;
• Simpan Kode Bayar yang telah anda terima, atau jika anda ingin mencetak Kode Bayar, klik tombol 'Cetak Kode Bayar'
Layanan ini pilihan untuk anda. Apabila memanfaatkan akan dikenakan biaya administrasi oleh bank yang bersangkutan.

Lokasi Pelayanan Pengurusan SIM dan STNK Keliling Wilayah DKI Jakarta

Berikut lokasi pelayanan pengurusan SIM dan STNK keliling untuk wilayah DKI Jakarta, Senin (2/1) hari ini.

Untuk wilayah Jakarta Barat, layanan SIM dan STNK keliling di Mall Citraland. 

Jakarta Selatan, layanan SIM keliling di TMP Kalibata dan STNK keliling di Stasiun Tanjung Barat. 

Jakarta Utara, layanan SIM keliling di Pospol Jembatan 3 Pluit dan STNK keliling di Graha GAPEMBRI Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading. 

Jakarta Timur, layanan SIM keliling di Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan STNK keliling di Masjid At Tien TMII. 

Jam operasional layanan SIM dan STNK keliling ini pada pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB

Dimusim Hujan Pengguna Jalan Diimbau agar Waspada

Jakarta - Hujan sedang hingga deras sejak pagi menyambut tahun 2012. Menurut catatan BMKG, bulan ini intensitas curah hujan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Warga Ibukota diharapkan untuk mewaspadai banjir.

"Januari masuk dalam kategori intensitas tinggi curah hujan," kata Kasubid Informasi Meteorologi BMKG, Hary Tirto Djatmiko, Senin (2/1/2012).

Hary menjelaskan, banjir kemungkinan besar terjadi pada akhir minggu. Hal itu dikarenakan adanya gelombang pasang air laut.

"Karena kebetulan adanya pasang air laut, sehingga potensi genangan dari menengah sampai tinggi sangat mungkin," terangnya.

Untuk tiga hari ke depan, Hari mengatakan, cuaca di Jakarta didominasi curah hujan ringan dan sedang. Banjir akan terjadi jika terjadi hujan berturut-turut dalam waktu tiga hari dengan tingkat lebat.

"Kapan pun (hujan lebat) bisa terjadi. Namun, kita cuma perlu waspada tidak perlu khawatir," tutup Hary.


Bagi para pengguna jalan agar tetap waspada saat berkendara dimusim hujan, perhatikan kesiapan fisik dan kendaraan anda saat melintas di ruas jalan.

Sungai Meluap di Solo dan Surabaya, Lalin Macet

Jakarta - Insiden meluapnya sungau bukan hanya terjadi  di Solo, arus lalu-lintas Solo-Surabaya juga sempat macet total selama beberapa jam akibat luapan Kali Grompol di Sragen, salah satu anak sungai Bengawan Solo. Luapan air hingga masuk ke jalan raya. Sejumlah desa di Sragen juga dilaporkan sempat terendam air hingga ketinggian lebih dari satu meter.


Hujan sejak siang hingga tengah malam mengguyur hampir merata di kawasan Solo dan sekitarnya. Akibatnya luapan air terjadi di mana-mana. Ketinggian air di Bengawan Solo sudah mencapai tahap Siaga III atau siaga puncak. Sejumlah kawasan sudah tergenang air dan arus lalu-lintas sudah terganggu.


Daerah-daerah kawasan hulu anak-anak sungai utama Bengawan Solo juga dilanda hujan deras hingga malam ini. Di Kota Solo sendiri hingga Senin (2/1/2012) dinihari ini masih diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Akibatnya tinggi permukaan air di Bengawan Solo segera meningkat cepat. Sejak pukul 23.00 WIB pos pemantauan di Jurug mencapat ketinggian permukaan Bengawan Solo telah mencapai 9,31 meter atau level Siaga III. Satu jam setelahnya, pukul 00.00 WIB ketinggian air di Jurug telah tercatat 9,75 meter.

Pada level status Siaga III telah terjadi back water atau aliran air telah kembali ke arah hulu sungai atau anak sungai. Luapan air telah merendam kawasan-kawasan di sekitar aliran Bengawan Solo maupun anak-anak sungainya.

Salah satu kawasan yang telah terendam air adalah di kediaman pribadi Wakil Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, di Kampung Badran, Pucangsawit, Solo. Jalanan di depan rumah pribadi Rudy telah tergenang air cukup tinggi. Sedangkan rumah-rumah di sekitarnya yang lokasinya lebih rendah, telah terendam air.


Peningkatan Jumlah Pelanggar Pada Malam Pergantian Tahun Baru


Jakarta - Tingginya jumlah pelanggaran pada malam pergantian tahun mencapai angka hingga 2.467 kasus. 1.620 Kasus di antaranya mendapatkan tilang dari kepolisian atas pelanggaran yang dilakukan, Senin (02/01/12)

"Yang ditilang ini adalah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan," ujar Kepala Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, total pelanggaran pada malam tahun baru mencapai 2.467 kasus. Dengan perinciannya yakni 1.620 ditilang dan 847 diberikan teguran.

"Teguran diberikan kepada pelanggar yang mana pelanggarannya tidak terlalu signifikan menimbulkan kecelakaan," imbuhnya.

Dari total pelanggar yang kena tilang itu, polisi menyita barang bukti berupa 550 lembar SIM (Surat Izin Mengemudi), 1.048 lembar STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), 20 unit motor dan 2 unit mobil.

Sudarmanto mengatakan, pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara motor. Pelanggaran yang dilakukan di antaranya tidak mengenakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, menerobos traffic light dan lainnya.

Sementara itu, pelanggaran pengendara lalu lintas yang tercatat selama Operasi Lilin 2011 yang digelar mulai 23 Desember 2011-1 Januari 2012, mencapai 34.525 kasus. Adapun, dari angka tersebut, 23.780 pengendara ditilang dan sisanya, 10.745 hanya mendapatkan teguran.

Sementara barang bukti yang berhasil disita polisi selama Operasi Lilin yakni 14.500 lembar STNK, 8.841 lembar SIM, 400 unit motor dan 29 unit mobil.

Sedangkan secara keseluruhan, pelanggaran yang terjadi sepanjang Januari-Desember 2011 mencapai 1.370.895 kasus, di mana 1.117.025 ditilang dan 253.682 ditegur.

"Barang bukti yang disita yakni 449.062 lembar SIM, 652.870 STNK, 14.029 unit motor dan 754 unit mobil," tutupnya.

Situasi Arus Lalin Hari Pertama Masuk kerja, Jakarta Masih Macat

Jakarta - Hari pertama masuk kerja di tahun 2012 diwarnai dengan kemacetan lalu lintas di berbagai titik di daerah Jakarta. Namun, kepadatan tersebut masih dalam kategori normal tidak seperti hari kerja biasa.

Arah Cawang menuju Semanggi terlihat padat bergerak, begitu juga dengan tol dalam kota. Tapi masih lebih renggang ketimbang hari kerja biasa,Senin (2/1/2012) pukul 07.45 WIB.

Kepadatan juga terjadi di kawasan Pulo Gadung, tepat di simpang Pulo Gadung ke arah Rawamangun. Sedangkan arah sebaliknya lancar.

"Sedangkan untuk jalan S Parman menuju Semanggi terpantau ramai lancar," sambungnya.

Untuk arah Tanggerang menuju Jakarta, Fajar menjelaskan, terpantau ada antrean di sekitar pintu tol Tomang. Namun, seusai Pintu Tol Tomang, keadaan jalan sudah ramai lancar.

"Antrean juga nampak di Gerbang Tol Kebun Jeruk," imbuhnya.

Tong Sampah Besar Tertanam di Jalan HOS Cokrominoto

TANGERANG - Sebuah tong sampah berukuran besar tertanam di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Larangan Utara, Kota Tangerang, (02/01/12)

Tong ditanam warga tepatnya di pertigaan Mencong Pojok. Jalan HOS Cokroaminoto, merupakan jalan milik pemerintah yang sudah sebulan belakangan mengalami kerusakan.

Kerusakan disebabkan buruknya drainase di jalan tersebut. Air yang tidak bisa mengalir normal akhirnya menggenangi dan merusak ruas jalan. Arus lalu lintas akses jalan menuju Jakarta itu juga kerap mengalami kemacetan parah, karena pengendara terpaksa menurunkan laju kendaraan untuk menghindari kecelakaan.

Arsip Berita

PENERIMAAN POLRI 2014

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger