Headlines News :

Lokasi-lokasi Pohon Tumbang di Jakarta

Written By NTMC on Kamis, 05 Januari 2012 | 16.09


Jakarta - Hujan dan angin melanda Jakarta pada siang menjelang sore ini. Akibatnya sejumlah pohon di wilayah Jakarta bertumbangan. Di mana saja terdapat pohon tumbang pada Kamis (5/1/2012) ini?

1. Pohon tumbang menimpa halte busway Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Pohon ini menimpa bagian depan halte tersebut. Untungnya ukuran pohon tersebut tidak terlalu besar sehingga tidak membuat kerusakan parah di halte tersebut.

2. Pohon tumbang juga terjadi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pohon ini menimpa taksi yang kebetulan ada di lokasi tersebut

3. Pohon tumbang di depan Hero Jalan Tomang Raya yang mengarah ke Perempatan Tomang. Akibatnya 1 lajur jalan tidak bisa dilintasi.

4. Pohon tumbang juga terjadi di depan wisma BSG, Jl Abdul Muis. Akibatnya, 2 mobil tertimpa pohon.

5. Pohon tumbang Jalan Mangga Besar Raya.

6. Pohon tumbang juga terjadi di kawasan sekitar Monas.

7. Jalan Abdul Muis, Jalan Wahid Hasyim, Bendungan Hilir, Dukuh Atas, dan Jalan Sudirman Jakarta Pusat juga terdapat pohon tumbang.

8. Pohon tumbang di area parkir Kenari, Jl Kramat Raya menimpa 2 mobil yakni Avanza dan Kijang kapsul.

9. Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Panjang, depan Graha Elok, Kedoya, Jakarta Barat.

10. Di dekat Mal Taman Anggrek juga terjadi pohon tumbang.

Hati-hati melintas! Sebaiknya Anda menepi dan berteduh di tempat yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Betonisasi 13 Ruas Jalan Jakarta

KEMBANGAN – Tiga belas lokasi jalan di Jakarta Barat akan dibetonisasi pertengahan Januari 2012. Ketiga belas proyek itu yaitu di
  1. Jl.Peternakan 
  2. Jl.Semanan Raya
  3. Jl.Satu Maret
  4. Jl.20 desember
  5. Jl.Kamal benda
  6. Jl.Manyar Lanjutan
  7. Jl.Tanjung Pura
  8. Jl.Warung gantung
  9. Jl.Pondok Randu
  10. Jl. Inspeksi Kali Sodetan Kalisekretaris
  11. Jl.Pos Pengumben Lama
  12. Jl.Lintas Kavling (Jl.Menara) dan 
  13. Jl.Menceng Raya, lebar jalan antara 3,2 meter sampai7 meter sedang panjang jalan antara 216 meter sampai 2 Km lebih.
”Proyek ini dari 38 paket betonisasi yang diusulkan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) senilai Rp 15 miliar.”jelas Yusmasda.

Pelaksana pekerjaan akan dilakukan serentak diperkirakan 3 sampai 4 bulan selesai. Disesuaikan dengan masa waktu kontrak proyek. Jika melebihi dari kontak waktu, pemborong dapat dikenakan pinalti 1/1000 dari nilai kontrak dan jika melebihi waktu sampai 50 hari, selain pekerjaan diputus,pemborongnya akan diblack list, tidak bisa lagi mengikuti tender selama 2 tahun.

Kecuali ,kata Yusmada,jika terjadi bencana alam seperti banjir dan lain-lain mengakibatkan proyek itu tidak dapat dilanjutkan atau harus ditunda, ada peraturan khusus. Namun yang jelas dengan adanya pekerjaan ini, lalulintas yang biasa menggunakan jalan tersebut akan terganggu. “Adaya penutupan atau pengalihan jalan kami sudah mengkoordinasikan dengan Sudin Perhubungan serta Satlantas.”katanya

Dari 5,7 juta meter persegi total luas jalan di Jakarta Barat, sekitar 3,9 persen atau 178.000 meter persegi di antaranya rusak dan beberapa lokasi sudah diperbaiki pada tahun 2011. Proyek betonisasi yang akan dilakukan karena selain digenangi air juga akibat beban berat angkutan barang yang melalui jalan tersebut. Banyak perubahan yang semula tempat pemukiman berubah menjadi pergudangan , sehingga dilintasi angkutan barang melebihi tonase. Selain tidak berfungsinya saluran air.”jelasnya.

Pohon Tumbang Macetkan Jalan Jakarta

Jakarta - Kamis siang, (5/1/2012), hujan yang disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah Jakarta sehingga mengakibatkan genangan dan pohon tumbang mulai membuat kondisi di tengah Ibukota semrawut.

Tidak jauh dari Istana Negera pohon dengan ukuran besar tumbang sehingga menutup satu ruas jalan, atau tepatnya berada di jalan Medan Merdeka Timur.

Ditempat terpisah, pohon tumbang lainnya juga berada di Jalan Abdul Muis Tanah Abang, depan Stansiun Gambir yang saat ini sudah menutup dua lajur jalan.

Sementara di kawasan Dukuh Atas, tiang lampu jalan yang roboh juga membuat arus lalu lintas tersendat. Kejadian pohon tumbang lainnya jugamembuat macet kawasan Arteri Kedoya, mengalami kemacetan panjang. Demikian juga di kawasan Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, ada dua pohon tumbang yang menghambat lalu lintas.

Pengguna jalan diimbau untuk waspada dan menghindari kawasan yang saat ini dilanda macet akibat terhambat pohon tumbang dan genangan air.

Penertiban Angkot Terus Berlanjut

Meski penertiban gencar dilakukan Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, namun di lapangan masih ditemukan angkutan umum nakal berkeliaran.

Sejak awal tahun 2012 hingga kemarin, sedikitnya sudah 31 angkutan umum jenis angkutan kota (angkot), Metromini, dan Kopaja, ditertibkan karena melakukan pelanggaran berupa ketiadaan kelengkapan surat-surat mengemudi maupun tidak memakai seragam.

“Sejak tanggal 1 Januari 2012 hingga hari ini kita tetap tertibkan angkutan umum yang tidak menaati peraturan. Rata-rata karena tidak dilengkapi surat-surat. Selain itu, awak angkutan umum ada yang masih belum berseragam serta tidak ada identitas. Yang seperti itu langsung kita tindak dengan diberikan tilang," tegas Anggiat Banjar Nahor, Kepala Seksi Penertiban Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Rabu (4/1)

Penertiban dilakukan, di setiap terminal yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Namun fokus utama yang menjadi sasaran penertiban, adalah terminal yang lokasinya berdekatan dengan wilayah luar Jakarta. "Seperti di Pasarminggu dan Lebakbulus, banyak juga angkutan umum dari luar Jakarta. Kita tetap pantau untuk memberikan rasa aman," ungkas Nahor.

Nahor mengungkapkan, selain angkutan umum sesuai dengan perintah dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pihaknya juga akan menertibkan bajaj. Karena banyak bajaj yang melewati jalan-jalan utama di wilayah Jakarta Selatan. "Rencana penertiban bajaj itu pada tanggal 16 Januari mendatang," ucapnya.

Kendaraan roda tiga tersebut menurut Pemprov DKI Jakarta, banyak yang tidak laik jalan, namun masih beroperasi. Penertiban akan dilakukan bukan hanya melihat pada fisiknya saja, tapi juga kelengkapan surat-surat armada serta identitas pengendaranya. "Bajaj yang benar-benar melanggar akan dikandangkan," tuturnya.

Penertiban Parkir Liar di Koridor XI

Untuk mempercepat waktu tempuh bus Transjakarta koridor XI (Kampungmelayu-Pulogebang) yang baru diresmikan beberapa waktu lalu, Sudin Perhubungan Jakarta Timur berencana melakukan penertiban parkir liar di kawasan segitiga Jatinegara, mulai dari Jl Jatinegara Barat, Jl Matraman Raya, Jl Bekasi Timur, Jl Jatinegara Timur dan Jl Bekasi Raya yang merupakan lintasan koridor XI.

Selama ini lokasi tersebut menjadi pemicu kemacetan lalulintas. Seperti di Jl Bekasi Raya, tepatnya di depan kantor Imigrasi Jakarta Timur tak pernah sepi dari kemacetan. Begitu pun di Jl Bekasi Timur, mulai dari perempatan eks Makodim 0505 hingga depan Stasiun Jatinegara. Selanjutnya dari depan stasiun hingga kawasan stamplat Bogor atau pintu keluar Pasar Regional Jatinegara sisi timur. Titik berikutnya adalah di Jl Matraman Raya, mulai dari depan Mapolres hingga pasar ayam dan burung Jatinegara juga akan menjadi sasaran penertiban.

Kasudin Perhubungan Jakarta Timur, Mirza Aryadi Soelarso, mengatakan untuk penertiban tersebut, saat ini telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Stasiun KA Jatinegara dan Satwil Lantas Jakarta Timur untuk penertiban di depan Pospol Rawabening. Sedangkan pekan depan koordinasi akan dilakukan dengan kantor Imigrasi, terkait dengan parkir liar di depan kantor tersebut.

"Hasil rapat koordinasi dengan pihak stasiun dan Satwil Lantas, mereka sangat mendukung rencana penertiban parkir liar di sisi jalan yang jadi lintasan bus Transjakarta. Namun untuk pelaksanaan penertiban, kami masih harus koordinasi lagi dengan pihak terkait," ujarnya, Kamis (5/1).

Nantinya, paska penertiban, parkir liar itu akan dipindahkan ke belakang Stasiun Jatinegara yang memiliki lahan seluas 7.000 meter persegi. Lahan tersebut mampu menampung 200 mobil dan 100 sepeda motor. Untuk itu, Mirza meminta pihak stasiun dan Pospol Rawabening agar mengarahkan pemilik kendaraan untuk parkir di lahan tersebut.

Kasie Manajemen Rekayasa Lalulintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Prijanto, mengatakan untuk mengoptimalkan lahan parkir di belakang stasiun, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas. Tujuannya untuk mempermudah pengendara memarkir kendaraannya di belakang stasiun.

"Kendaraan yang akan parkir diarahkan melalui pintu kereta Pisangan Lama atau di perempatan eks Makodim Jakarta Timur. Nantinya kendaraan dari depan stasiun belok kiri boleh langsung menuju areal parkir. Namun ini masih wacana karena harus dikoordinasikan dengan pihak terkait," kata Prijanto.

Paska penertiban di lintasan bus Transjakarta, akan disiagakan 20 petugas untuk berjaga-jaga. Sedangkan di depan kantor Imigrasi, disiagakan 3-4 petugas, agar wilayah tersebut steril dari parkir liar

Demo Buruh Macetkan Tangerang

TANGERANG – Ribuan buruh dari serikat pekerja se-Banten menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokir bawah Fly Over Jalan MH Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang. Kamis (5/1/2012) sejak pagi. Akibat dari unjukrasa itu arus lalu lintas di pusat Kota Tangerang lumpuh.

Ratusan buruh yang menggelar aksi unjukrasa tersebut memprotes minimnya Upah Minimum Regional (UMR) yang telah ditetapkan Gubernur Banten. Saat ini UMR untuk buruh di Tangerang sebesar Rp.1.381.000.

Para demonstran berencana menuju kantor Gubernur Banten secara berkonvoi melibatkan 21 bus dan ribuan kendaraan motor.

Akibat aksi buruh yang tersebut, arus lalu lintas dari berbagai arah yang menuju pusat Kota Tangerang menjadi lumpuh. Kendaraan dari arah Serpong menuju Tangerang mengalami kemacetan hingga 1 KM. Sedangkan di Jalur MH Thamrin menuju Cikokol, Kota Tangerang mengalami kemacetan hingga lebih 1 KM. Kendaraan bergerak berlahan dan diarahkan untuk naik ke jembatan layang.

Satlantas Polres Metro Tangerang terpaksa mengalihkan kendaraan sehingga harus memutar balik arah. Pasalnya, para buruh yang berunjuk rasa itu menutup lebih separuh jalan sehingga sulit dilalui.

Saat berita ini diturunkan kondisi lalu lintas di bawah Fly Over Jalan Mh Thamrin cikokol sudah mulai berangsur normal karena para  demonstran sudah bergerak menuju Kantor Gubernur Di Serang.

Pengemudi Motor Tewas Terlindas Truk

TEGAL - Sepasang kekasih, Maykel (30) warga asal Menado dan Nora Florita (21) warga Kelurahan Sumurpanggang, Kota Tegal, tewas dengan luka mengenaskan, setelah motor Supra Fit Nopol G 4342 YE, yang mereka kendarai ditabrak truk trailer gandeng pengangkut semen nopol G 1852 BD, yang dikemudikan Wahyu Bramida (28) warga Desa Songgom, Kabupaten Brebes.

Menurut keterangan saksi mata, menyebutkan, saat itu dua korban tewas yang berboncengan dari Rita Mall, menyeberang jalan yang ada di depan mall itu. dan belok ke arah Timur. Namun saat berbelok itulah dari arah Barat datang truk trailer mengangkut semen dengan kecepatan agak tinggi.


Jarak yang sudah dekat mengakbatkan truk tidak bisa menghindar akhirnya menabrak motor itu. Kedua korban sempat tergilas ban truk itu hingga tewas di lokasi dengan luka mengenaskan, sedangkan kendaraan roda dua milik korban langsung ringsek, Rabu (4/1) malam.

Kini kasus kecelakaan yang merenggut dua nyawa itu masih ditangani Polresta Tegal.
 
Warga yang melihat kejadian itu langsung berhamburan ke lokasi tabrakan, bahkan ada beberapa warga yang kebetulan akan ke mall itu menjerit melihat mayat kedua korban. Sejumlah petugas Lantas Polresta Tegal, yang dihubungi warga segera meluncur ke lokasi kejadian.

Kecelakaan itu sempat melumpuhkan jalur Pantura jurusan Tegal-Jakarta, sehingga sejumlah petugas harus bekerja ekstra mengatur kendaraan yang datang dari dua arah tersebut. Setelah olah di TKP petugas kemudian membawa kedua korban ke Rumah Sakit Islam (RSI) Harapan Anda Tegal, sementara sopir dan truk itu diamankan petugas.


"Kejadiannya sekitar jam 20.30 WIB, begitu kedua korban belok ke Timur langsung ditabrak truk yang mengangkut semen itu, langsung kedua korban digilas ban truk hingga luka mengerikan," imbuh Supandi.

Sementara Kapolresta Tegal, AKBP Haiyadi Muktas SIK MSi, yang sempat berada di lokasi kejadian menyatakan, penyebab tabrakan itu belum diketahui secara pasti, namun diduga karena kurang kehati-hatian baik pengendara motor maupun sopir truk.


"Harusnya mereka hati-hati dan mengurangi kecepatan, karena berada di tempat keramaian seperti di depan mall. Kejadian ini bukan yang pertama kali ini, makanya masyarakat harus hati-hati saat akan menyeberang

jalan", ujar Hariyadi.

Hingga berita ini diturunkan, kedua jenazah korban kecelakaan ini masih berada di kamar jenazah RSI Harapan Anda.

 

Kecelakaan Bus Menurun, Korban Tewas Meningkat

SURABAYAAngka kecelakaan yang melibatkan bus di Jatim  selama tahun 2011  tercata 246 kasus dengan korban 146 orang meninggal dan 78 luka berat. Angka ini sedikit menurun dibanding tahun 2010 yang tercatat 255 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 154 dan luka berat 104. 

“Dari penjelasan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim, penyebab kecelakaan tertinggi adalah kelalaian pengguna jalan alias human eror. Berikutnya baru ketidaklaikan kendaraan dan ketidaklaikan jalan/lingkungan,” jelas Irwan Setiawan, anggota Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jatim, Rabu (4/1/2012).

Menurut Irwan persoalannya human eror tidak berdiri sendiri. Perusahaan angkutan umum, tetap harus bertanggungjawab. Karena kemampuan awak kendaraan berhubungan erat dengan manajemen keselematan yang diterapkan oleh perusahaan. Mulai dari perekrutan sopir, pembinaan, sistem penggajian, dan sebagainya.

Kecelakaan Motor Kembali Telan Korban Jiwa

SERANG – Rabu (4/1) malam, kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Serang tepatnya di Jalan Raya Serang – Jakarta dan jalur alternatif wisata Pal Lima – Cinangka.


Kecelakaan mengakibatkan tewasnya Rian Hidayat (21), warga Pasir Binong, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang dengan luka memar pada bagian dada dan Saribah (60), warga Kampung Baru, Desa Cipayung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, juga luka di dada serta kaki kiri patah.

Kedua korban tewas dilarikan petugas Satlantas Polres Serang ke RSUD Serang.

Sekitar pukul 21:00, sebelum musibah terjadi Saribah berniat menyebrang jalan di depan rumahnya. Namun disaat bersamaan meluncur Yamaha Jupiter A 4695 BK yang dikendarai Jihan, 14, warga Kampung Sawah, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang. Korban tertabrak dan tewas dalam perjalanan menuju RSUD Serang.

Di tempat terpisah sekitar pukul 23:30, di jalur Serang-Jakarta, tepatnya di Desa Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, motor Suzuki Smash A 5852 BM yang dikendarai Rian Hidayat membonceng Lia Nur Wulan (22), ditabrak Honda Supra Fit A 3459 BB yang dikendarai Qadarismawan (37), warga Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang.

Kasat Lantas Polres Serang, AKP Heri Sugeng Priyantho ketika dikonfirmasi membenarkan dua peristiwa kecelakaan tersebut. “Kasus sudah ditangani Unit Lakalantas,” terang AKP Heri didampingi Kanit Lakalantas, Ipda Tri Sutrisno, Kamis (5/1).

Ibu Hamil Terjepi Bus Mayasari

Kejadiaan nahas menimpa seorang wanita berusia 25 tahun itu terjepit bus Mayasari. Ia mengalami patah tulang dada bagian kiri, Rabu petang kemarin (4/1/2012).  Kini Lestari yang dalam keadaan hamil 2 bulan masih dirawat  secara intensif di Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur.

Ia terjepit bus Mayasari Bhakti P9A jurusan Senen-Bekasi saat hendak turun dari bus itu. 

Saat itu, Puji Lestari turun di Jalan Kodim Jatinegara di tepi tembok sebuah taman. Namun saat bus berbelok ke kiri, badan Mayasari diduga masuk terlalu dalam dan menjepit tubuh istri dari Syarifuddin Hidayat itu.

Akibat peristiwa itu, Puji yang sedang hamil muda itu mengalami pendarahan hebat. Hingga kini, sopir dan bus dengan nomor polisi B 7130 IV itu masih diamankan di Satuan Wilayah Lalu Lintas Polres Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.

Truk Tabrak Motor, 2 Orang Tewas

TEGAL — Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor bernomor polisi G 4342 YE dengan truk gandeng bermuatan semen bernomor polisi G 1852 BD di Jalan Kolonel Sugiyono, Tegal, Jawa Tengah, tepatnya di depan Rita Mall Tegal megakibatkan 2 orang meninggal.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tegal Kota Ajun Komisaris Hendrawan Hasan mengatakan, korban perempuan bernama Nora Florita, warga Kelurahan Sumurpanggang, Kota Tegal, sedangkan korban pria bernama Mikael Kalalo (19), warga Bandung, Jawa Barat.

Kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya kedua korban tersebut terjadi beberapa saat setelah mereka keluar dari Rita Mall. Saat itu, kondisi jalan licin karena hujan baru saja mengguyur wilayah Kota Tegal,  Rabu (4/1) sekitar pukul 18.45.

Kejadian bermula saat pengendara sepeda motor hendak menyeberang jalan, dari lajur sisi selatan  ke lajur sisi utara tiba-tiba dari arah barat melaju truk gandeng yang dikemudikan Wahyu (28), warga Songgom, Brebes. Karena jarak terlalu dekat, sepeda motor tertabrak truk hingga kedua korban terpental dan tewas.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kecelakaan. Menurut dia, sopir truk sempat membanting stir ke kiri. Namun, gandengan truk menyenggol sepeda motor yang dikendarai kedua korban.

Jadwal SIM Keliling wilayah Bandung, Kamis 05 Januari 2012

Masyarakat pemohon perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang berada di kawasan Bandung dan sekitarnya, hari ini Kamis 05 Januari 2012 berada di Metro Indah Mall Jl. Soekarno-Hatta.

Perpanjangan SIM ini khusus untuk SIM A dan SIM C. Layanan dibuka mulai pukul 09.00.
Persyaratan pemohon, menyertakan KTP yang masih berlaku berikut foto kopinya serta SIM yang dikeluarkan oleh Satlantas Poltabes Bandung akan habis masa berlakunya.

Lokasi SIM & STNK Keliling Polda Metro Jaya, Kamis 05 Januari 2011


Masyarakat yang ingin  perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  bisa mendatangi layanan bus keliling yang disediakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Berikut ini adalah pelayanan mobil SIM & STNK keliling hari ini Kamis, 05 Januari 2012  terbagi di beberapa lokasi sebagai berikut:

1. Jakarta Pusat
SIM : Gangguan ( Error)
STNK : Pos Pol Pasar Baru

2. Jakarta Utara
SIM :Pos Pol Jembatan 3
STNK : Graha GAPEMBRI Jl. Boulevard Barat Kelapa Gading

3. Jakarta Selatan
SIM : TMP Kalibata
STNK : Stasiun Tanjung Barat

4. Jakarta Barat
SIM : Citra Land Grogol
STNK : Citra Land Grogol

5. Jakarta Timur
SIM : Dealer Honda Jl. Dewi Sartika
STNK: Masjid AT-TIN TMII

Jam Operasional : Pukul 08:00 - 14:00 WIB

Persyaratan :
Perpanjangan SIM
- SIM lama
- KTP

Perpanjangan STNK
- KTP/SIM
- BPKB
- STNK

-  SIM Keliling hanya untuk memperpanjang SIM A dan SIM C. Pembuatan SIM Baru, SIM hilang dan jika masa berlakunya habis lebih dari setahun tidak bisa di layanan SIM Keliling. Pengendara harus ke Satpas SIM di Jl. Daan Mogot KM 11 Cengkareng.

-  STNK Keliling hanya untuk proses perpanjangan pertahun, untuk proses lima tahunan atau ganti plat nomor silakan datang langsung ke kantor Samsat yang terdekat.

Jalan Raya Masih Rawan Kejahatan

JAKARTA – Seorang pengendara motor yang sedang menelepon tiba-tiba saja handphone yang sedang digunakannya dirampas, Rabu (4/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Edi Minoto (36), warga Kav Polri blok EV no.1036 Rt.03/03, Jelambar Grogol, Petamburan, Jakarta Bara mengatakan saat dia sedang menelepon, tiba-tiba datang pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor dari arah belakang serta langsung merampas Blackberry-nya.

Akibatnya korban menderita kerugian senilai Rp 3,5 juta. Sementara itu korban baru melapor kejadian yang dialaminya Kamis (5/1) dinihari sekitar pukul 01.45 WIB. Sekarang kasusnya sedang ditangani oleh Polsek Tanjung Duren.

Belasan Kilometer Jalan Rusak Akibat Banjir

Martapura - Banjir yang melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, merusak jalan kabupaten hingga belasan kilometer di beberapa wilayah kecamatan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Banjar Muhammad Hilman di Martapura, Kamis, mengatakan, kerusakan ruas jalan kabupaten itu akibat genangan air maupun tergerus gelombang dari genangan tersebut.

"Panjang jalan yang rusak diperkirakan mencapai belasan kilometer dengan tingkat kerusakan cukup parah, karena bagian aspal terkelupas akibat terendam dan tergerus air," ujarnya.

Disebutkan sejumlah ruas jalan kabupaten yang rusak diantaranya Jalan Martapura Kota menuju Bincau yang panjang kerusakan mencapai 3,5 kilometer, kemudian Jalan Tunggul Irang hingga Jalan Melati 6 kilometer.

Di Kecamatan Astambul, kerusakan jalan tersebar pada beberapa titik seperti Jalan di Desa Kaliukan menuju jalan raya Astambul rusak karena aspal jalan terendam dan tergerus air sepanjang 400 meter.

Selain itu, ruas Jalan Raya Astambul menuju Desa Kelampayan sepanjang 500 meter juga terendam sehingga permukaan aspal terkelupas karena gelombang air menggerus badan jalan.

"Kerusakan terjadi karena badan jalan seolah berubah menjadi tanggul sehingga begitu genangan air menjadi gelombang maka merusak permukaan aspal hingga terkelupas," ungkapnya.

Selanjutnya, badan jalan di Desa Kelampayan menuju Desa Kaliukan sepanjang 5 kilometer juga terendam dan rusak dengan ketinggian air mencapai 40 centimeter sehingga mengganggu lalu lintas di kawasan itu.

Dari Desa Kaliukan menuju Desa Pematang Danau, ketinggian air mencapai setengah meter merendam ruas jalan itu sepanjang 5 kilometer termasuk jalan raya Astambul menuju Pasar Astambul sepanjang 3,6 kilometer terendam.

Dikatakan, pihaknya masih mendata sejumlah ruas jalan kabupaten yang terendam dan dipastikan mengalami kerusakan karena badan jalan dan aspal terkelupas akibat genangan air.

"Soal kerugian, kami belum memperhitungkan karena masih mendata ruas jalan kabupaten mana saja yang rusak sehingga bisa diperbaiki apabila genangan air sudah hilang," ujar hilman.

Sejauh ini, banjir yang melanda Kabupaten Banjar merendam enam kecamatan yakni Astambul, Martapura Timur, Martapura Barat, Sungai Tabuk, Martapura Kota dan Kecamatan Karang Intan.

Jumlah desa yang terendam dari enam kecamatan itu sebanyak 89 desa dengan jumlah kepala keluarga yang rumahnya tergenang air dengan ketinggian bervariasi sebanyak 10.029 atau 34.998 jiwa.

Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi sepanjang tahun 2011 di Subang Jabar

Jumlah Kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2011 meningkat 100 persen dibanding tahun 2010 lalu. Apabila pada tahun 2010 terjadi Laka Lantas sebanyak 207 kejadian, maka tahun 2011 melonjak sebanyak 417 kejadian.
Salah satu faktor penyebab Laka Lantas itu adalah masih lemahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang tertib dan disiplin. Ditambah jumlah kepemilikan kendaraan yang terus meningkat.

Demikian dikatakan Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar M. Awal Chaerudin, Rabu (4/1) saat melakukan silaturahmi dan dialog dengan unsur muspika, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan LSM di wilayah Polsek Cipeundeuy, Pabuaran, Subang, Kalijati, dan Purwadadi.
Kapolres mengatakan pihaknya ingin mendapat masukan dan informasi langsung terkait kinerja anggotanya, termasuk pelayanan yang diberikan.

"Kami mengharapkan masukan dari semua pihak, tentang pelayanan kepolisian. Tolong sampaikan apa saja masalah yang dihadapi, kami perlu masukan buat evaluasi dan meningkatkan kinerja".
Dalam pertemuan itu berlangsung tanya jawab antara masyarakat dengan Kapolres. Selain menyangkut pelayanan, Kapolres juga mengharapkan masukan dari masyarakat tentang peningkatan pelayanan.
Kapolres menegaskan apapun laporan masyarakat pasti akan ditindaklanjuti, termasuk bila melibatkan perbuatan anggotanya. "Semua laporan pasti ditindaklanjuti, kalau memang ada bukti buktinya. Kami jamin identitas pelapor akan dirahasiakan.

Dalam pertemuan itu kapolres juga mengimbau pada Orang tua yang anaknya belum cukup umur untuk tidak membelikan Sepeda Motor. Sebab hal Itu selain cukup beresiko, juga tidak menutup kemungkinan bergabung dengan berandal bermotor.

Sumber : NTMC

Arsip Berita

PENERIMAAN POLRI 2014

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger